'Tim Kuat Gagal, Kredibilitas F1 Turun'

'Tim Kuat Gagal, Kredibilitas F1 Turun'

- Sport
Jumat, 17 Apr 2009 16:00 WIB
Tim Kuat Gagal, Kredibilitas F1 Turun
Shanghai - Munculnya Brawn GP sebagai tim kuda hitam meninggalkan tim-tim besar tercecer jauh di belakang. Menurut Flavio Briatore, ini akan membuat kredibilitas F1 menurun.

Di dua seri yang sudah berlangsung di Australia dan Malaysia, Brawn GP meraja lewat Jenson Button. Ini masih diikuti oleh kompetitifnya Toyota yang dalam sejarah belum pernah juara seri serta Williams yang terakhir menang pada 2004.

Di sisi lain, Ferrari belum memetik satu poin pun. Juara dunia yang menggeber McLaren, Lewis Hamilton, baru mendapat satu dan dua kali jawara sejagat, Fernando Alonso, baru beroleh empat mata poin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pembalap kami (Ferrari, McLaren dan Renault) pernah dan masih jadi juara dunia. Sekarang, ada pembalap Brawn dan seorang 'paracarro' yang bertarung memperebutkan titel juara," ujar Briatore yang merupakan prinsipal Renault seperti dikutip YahooSports.

Paracarro adalah sebuah kata dalam bahasa Italia yang berarti marka yang terbuat dari batu atau beton yang terdapat di pinggir jalan.

"Saya tak tahu apakah kami masih punya kredibilitas. Sudah mustahil bagi kami untuk mendapatkan lagi apa yang sudah lepas dari tangan kami," lanjut pria berkebangsaan Italia itu.

Menurut Briatore, hilangnya kredibilitas bakal berimbas kepada minat kepada F1 itu sendiri. Terpuruknya tim-tim besar bakal berakibat orang mulai malas menonton tayangan balap jet darat itu.

"Tiga atau empat seri ke depan adalah penentuan. Saya tidak tahu bagaimana minat pemirsa TV bila Button sudah mengumpulkan 60 angka dan (Kazuki) Nakajima punya 50," heran Briatore.

"Akan lebih baik mendengarkan lewat radio saja atau menonton hal lain," tandas dia.


(arp/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads