Mungkin tak ada yang menyangka kalau perjuangan Hamilton mempertahankan titel juaranya akan sesulit ini. Setelah didiskualifikasi di GP Australia, jagoan Mclaren Mercedes itu cuma bisa dapat satu poin dari balapan yang tak rampung di Sepang.
Buruknya performa Hamilton lebih disebabkan kurang kompetitifnya MP4-24 milik tim tersebut. Faktanya meski sempat menjanjikan di free practice pertama dengan menjadi yang tercepat, posisi Hamilton kembali melorot ke urutan belakang di sesi kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal siapa yang akan menjadi juara dunia tahun ini, pria yang baru memutuskan mundur dari dunia F1 itu dengan tegas menyebut nama Brawn GP. Faktor pendukung yang membuat tim anyar tersebut bakal mulus menuju tahta juara adalah Ferrari dan McLaren yang masih kesulitan mendapatkan mobil yang kompetitif.
"Saya benar-benar berduka atas performa buruk yang ditunjukkan mobil kami. Lihatlah Ferrari dan McLaren, menggunakan cakar dan taring untuk memenangi gelar juara dunia tahun lalu. Brawn akan meraih banyak kemenangan karena (Ferrari dan McLaren) memfokuskan pada kompetisi menjadi juara dunia tahun lalu," pungkas dia.
(din/roz)











































