Button melahap 56 lap lomba GP China yang berlangsung di bawah guyuran hujan, Minggu (19/4/2009), dengan finis di posisi ketiga. Pembalap Inggris itu gagal mengulangi kegemilangan yang ia cetak di Australia dan Malaysia.
Red Bull memang superior kali ini. Dua posisi teratas disabet oleh tim milik konglomerat Austria itu melalui tangan Sebastian Vettel dan Mark Webber.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Button mengaku kesulitan untuk mendapatkan panas di ban mengingat sirkuit yang terus diguyur air dari langit. Button bahkan sampai harus bergerak ke kiri dan kanan untuk mendapat panas saat melintas di trek lurus.
"Saya dan Rubens (Barrichello) sedikit kesulitan. Saya tidak tahu alasannya, tetapi mobil bekerja sedikit berbeda. Kami akan memecahkan masalah itu di masa mendatang," janji Button.
Derasnya hujan juga mengakibatkan beberapa bagian sirkuit tergenang dan menciptakan aquaplaning. Tikungan terakhir yang berbentuk patah ke kiri banyak menjebak pembalap dan mengakibatkan mereka melebar.
"Saya pikir semua orang kesulitan dengan aquaplaning. Kondisi menuju tikungan terakhir cukup gila, itu seperti danau dan saya tidak bisa mengerem. Di beberapa tempat lain juga sama," pungkas pria 29 tahun itu.
(arp/a2s)











































