Duo Red Bull yang Tidak Harmonis

Duo Red Bull yang Tidak Harmonis

- Sport
Rabu, 22 Apr 2009 13:28 WIB
Duo Red Bull yang Tidak Harmonis
Jakarta - Red Bull baru saja mencatatkan hasil gemilang di GP China dengan finis satu-dua. Itu ternyata dicapai kendati tak ada harmonisme di antara dua pembalapnya.

Sebastian Vettel berhasil mencatatkan kemenangan pertamanya musim ini dengan melintasi garis finis paling depan di Shanghai akhir pekan lalu. Di belakangnya ada Mark Webber yang membuat torehan paling bagus di karirnya dengan finis di posisi dua.

Hasil ini jelas positif buat Red Bull yang kini menempati posisi dua klasemen konstruktor dengan sumbangan angka kedua pembalapnya yang dinilai penasehat tim Helmut Marko tak bisa disebut selaras.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak (harmonis), saya lebih menyebutnya kompetisi sehat," tegas Marko di sportnet.at yang diwartakan F1 Live.

Pria yang jadi tangan kanan pemilik tim, Dietrich Mateschitz, itu pun memberikan contoh betapa kompetitifnya hubungan dua drivernya, di mana itu tetap bisa diredam demi menomorsatukan kepentingan tim.

Sebelum musim 2009 dimulai, waktu rata-rata Webber masih tertinggal dari Vettel dengan setengah detik. Sekarang selisih itu sudah menipis.

"Pada awalnya Mark menolak menggunakan pengaturan Vettel. Dia tak mau menerimanya. Sekarang dia menggunakannya dan jadi lebih cepat," aku Marko.

Mateschitz selaku pemilik tim Red Bull pun menyebut kalau pasangan Vettel-Webber adalah ideal buat timnya. Yang satu punya pengalaman, sementara satu lagi kaya potensi, dengan keduanya sama-sama berhasrat besar untung menang.

"Apa yang kami inginkan adalah dua pembalap yang bisa terus melaju sampai batas dan mampu saling mendorong, dan begitulah keadaannya," kata dia kepada Salzburger Nachrichten.


(krs/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads