Tak Ada Hujan, Waspadai Badai Gurun

Jelang GP Bahrain

Tak Ada Hujan, Waspadai Badai Gurun

- Sport
Kamis, 23 Apr 2009 17:48 WIB
Tak Ada Hujan, Waspadai Badai Gurun
Sakhir - Dua seri terakhir F1 dikacaukan oleh hujan deras yang mengguyur lintasan. Di Bahrain, kondisi yang sama hampir dipastikan tak terjadi, meski ada tantangan hal lain yang harus diwaspadai yakni badai gurun.

Gara-gara hujan deras, seri kedua F1 yang dihelat di Sirkuit Sepang terpaksa dihentikan sebelum balapan menyelesaikan 56 lap yang dijadwalkan. Meski tak sampai menghalangi jalannya race, hujan lebat juga membuat GP China berjalan penuh drama dan memunculkan Sebastian Vettel sebagai juaranya.

Dengan seri ketiga yang digelar di Bahrain yang terletak di Timur Tengah, hujan hampir bisa dipastikan tak lagi jadi penghambat. Apalagi curah hujan di negara tersebut untuk bulan April rata-rata cuma 10 mm.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi itu tak berarti pembalap akan bisa mengitari sirkuit sepanjang 5,412 km itu dengan mulus karena diprediksi akan terjadi satu hingga dua kali badai gurun sepanjang akhir pekan ini. Mengingat lokasi sirkuit yang berada di tengah gurun, kalau badai tersebut benar terjadi, sebuah balapan kacau lain berpeluang akan kembali terjadi.

"Itu pastinya akan membuat lebih heboh. Itu merupakan sirkuit yang aneh, Anda hanya akan merasa berkendara di tengah padang pasir; tak ada rumput di mana-mana," ungkap Lewis Hamilton di F1Live.

Sementara itu seperti dikutip dari Gulf Daily News, Badan Meteorologi Bahrain menyebut kalau badai ringan akan terjadi pada hari Sabtu. "Ada peluang pasir akan meningkat di hari itu," demikian hasil prakiraan cuaca yang dirilis.

(din/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads