Whitmarsh mengirim surat tersebut kurang dari sepekan sebelum McLaren menghadapi 'sidang' World Motor Sport Council (WMSC), 29 April nanti. Meski tidak secara langsung menyebut isinya, Autosport mengklaim surat Whitmarsh berisi permintaan maaf.
"Kami bekerjasama dengan FIA. Saya sudah menulis kepada Max (Mosley, Presiden FIA). Namun sebelum tanggal 29 kami tidak bisa mengatakan apapun tentangnya," ujar Whitmarsh kepada Reuters yang dikutip Autosport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
McLaren terlibat skandal kebohongan saat berlangsungnya GP Australia. Di akhir lomba, pembalap McLaren Lewis Hamilton melakukan kesalahan dengan menyalip mobil lawan di bawah kondisi safety car.
McLaren lalu mengajukan pembelaan, tetapi belakangan terbukti pembelaan itu adalah kebohongan. Poin Hamilton sudah dicabut dan kini Silver Arrows tengah menunggu kemungkinan sanksi lanjutan.
(arp/arp)











































