Williams Mulai Frustrasi

Williams Mulai Frustrasi

- Sport
Kamis, 30 Apr 2009 21:05 WIB
Williams Mulai Frustrasi
Jakarta - Tampil kencang di sesi latihan dan menuai poin di dua seri pertama, Williams mulai keteteran. Beberapa kesalahan dan membuang peluang membuat tim ini merasa frustasi.

Williams adalah satu dari tiga tim yang memulai kompetisi F1 musim 2009 dengan keuntungan dari perangkat diffuser di mobil, yang sempat mengundang kontroversi sebelum akhirnya diputuskan legal.

Bedanya, jika Brawn GP masih mencetak prestasi bagus, dan Toyota pun mendulang hasil lumayan, tidak demikian halnya dengan Williams. Di seri pertama Nico Rosberg mendapat tiga poin, di seri kedua ia finish di urutan delapan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil itu tidak sesuai ekspekstasi di awal penampilan. Padahal, dari 12 sesi latihan sejauh ini, tujuh kali Rosberg menjadi yang tercepat. Kazuki Nakajima lebih buruk: ia belum meraih poin dan retired tiga kali.

"Mobil ini cukup kencang di beberapa balapan pembuka, tapi dalam segi poin kami belum bisa mendapatkannya banyak. Ini sangat bikin frustasi," tutur Sam Michael, direktur teknis tim Williams, dikutip dari Reuters, Kamis (30/4/2009).

"Rival-rival kami dengan cepat mengejar, dan akan sulit mempertahankan pekembangan untuk menandingi mereka sepanjang musim. Tapi itulah tugas kami dan kami akan terus berusaha."

Michael menjelaskan, masalah ban menghambat Rosbert 10 detik di Australia. Di Malaysia mereka memilih ban yang salah dalam balapan yang diguyur hujan, sedangkan di China mereka melakukan kesalahan strategi dengan memasukkan Rosberg ke pitstop saat safety car pertama masuk sebentar.

Hal lain, kata Michael, terkait sistem KERS. Pihaknya yakin KERS akan memberi signifikansi lebih besar untuk pengembangan mobil yang saat ini masih lambat.

"Kami terus mengerjakannya untuk memasukkan KERS pada FW31 secepat mungkin. Tapi saya belum bisa bilang kapan. Begitu siap, KERS akan dipasangkan ke mobil," tandas Michael. (a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads