Hal itu diungkapkan oleh Presiden Motorsport Toyota, John Howett. Howett menentang rencana FIA membatasi anggaran tim kontestan F1 tahun 2010 sebesar 40 juta poundsterling (Rp 629 miliar).
"Jika tidak ada perubahan, kami tidak akan memasukkan nama," cetus Howett kepada BBC. "Tetapi saya pikir itu bukan opini yang unik di antara para peserta lain."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir sudah sangat jelas dengan adanya pembedaan ini, maka Anda akan ikut aturan itu karena mobil tim yang ikut budget cap akan lebih cepat," papar Howett lagi.
"Sebagai sebuah perusahaan, ini bukan cuma tentang anggaran, ini adalah tentang nilai-nilai F1. Kami pikir, adanya pembedaan itu bukanlah arah yang tepat," imbuhnya.
"Kami juga punya isu sosial dengan para pekerja. Dengan batasan anggaran 40 juta pounds, maka kami akan kelebihan pegawai," kata Howett mengisyaratkan akan dilakukannya pemecatan personil demi penghematan.
"Kami sangat ingin bertahan dan berkompetisi di balapan paling bergengsi ini. Tetapi dengan situasi ini, akan mustahil bagi kami untuk mendaftarkan diri," tegas Howett.
(arp/arp)











































