Brawn Masih Superior

Brawn Masih Superior

- Sport
Minggu, 10 Mei 2009 21:01 WIB
Brawn Masih Superior
Barcelona - Brawn GP kembali memperlihatkan taringnya. Dalam balapan GP Spanyol di Sirkuit Catalunya, Jenson Button berhasil jadi juara dengan disusul Rubens Barrichello di posisi dua.

Button yang start dari posisi terdepan memang tidak mendominasi selama 66 lap balapan yang dipanggungkan Minggu (10/5/2009). Namun kehebatan mobil dan strategi yang tepat membuatnya kembali menang.

Keberhasilan Button diikuti oleh Barrichello yang justru melakoni start lomba secara baik dengan merebut posisi terdepan. Tetapi strategi tiga stop Rubinho membuatnya kehilangan kans juara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jalannya balapan
Barrichelo memulai balapan dengan sangat baik ketika ia merebut posisi terdepan dari tangan Button. Sementara, Felipe Massa juga naik satu posisi menyalip Sebastian Vettel.

Di tikungan-tikungan awal, terjadi kecelakaan yang melibatkan sedikitnya empat mobil. Alhasil, Jarno Trulli, Adrian Sutil, Sebastian Buemi dan Sebastien Bourdais harus menyingkir.

Safety car pun keluar kandang untuk memandu lomba. Ketika SC masuk pit di lap lima, Fernando Alonso mencoba menyalip Mark Webber di trek lurus di depan tribun utama.

Ketika Alonso terlihat akan mampu menyalip, Webber ternyata tak mudah menyerah. Pembalap Red Bull asal Australia itu sanggup menggeber mobilnya dan merebut posisinya lagi dari tangan Alonso.

Lap keenam, Kimi Raikkonen menekan Nick Heidfeld untuk memperebutkan posisi kelima. Pertarungan Raikkonen dan Heidfeld ini berlangsung selama beberapa lam di depan.

McLaren harus kehilangan salah satu mobilnya di lap ke-8. Heikki Kovalainen tak bisa melanjutkan lomba akibat masalah pada kopling mobil bernomor dua tersebut.

Saat asyik membuntuti Heidfeld, masalah menghampiri Raikkonen di lap 18. Pembalap Ferrari asal Finlandia itu harus minggir dari lomba akibat kerusakan di mesinnya.

Di lap 19, Barrichello harus menyerahkan tampuk pimpinan lomba ketika ia harus masuk pit. Pit pembalap Brawn GP berkebangsaan Brasil ini berlangsung cepat; pertanda akan memakai strategi tiga kali pit?

Di posisi tiga dan empat, Massa dan Vettel masih bertarung ketat. Mereka berbarengan masuk pit pada lap 21 dan ketika keluar, urutannya tetap sama. Pit Vettel sedikit lambat akibat masalah di selang bahan bakarnya.

Barrichello melakukan pit stop keduanya di lap 31 dan itu mengakibatkan ia kehilangan posisi terdepan lagi. Kegagalannya menabung selisih waktu dari Button membuat Rubinho sedikit tercecer.

Berbekal pit stop pertama yang panjang, Webber berhasil mengungguli Massa dan Vettel. Pria Australia itu pun berhak atas posisi ketiga sementara.

Button lantas mengambil pit stop keduanya di lap 48. Ketika kembali masuk ke lintasan, pembalap Inggris tersebut berada di posisi ketiga.

Satu lap kemudian, Barrichello juga masuk ke pit stop; kali ini berbarengan dengan Webber. Dengan waktu pit yang tidak berselisih banyak, urutan Barrichello-Webber tidak berubah saat selesai pit.

Balapan Massa yang tampak menjanjikan hancur di fase-fase akhir. Ferrari memerintahkan pembalapnya itu untuk memperlambat laju mobil demi menghemat bahan bakar di mobilnya.

Akibatnya, Massa harus kehilangan posisi keempat yang digenggamnya akibat disalip Vettel di lap 62. Terlihat sekali, pembalap Brasil itu tidak mampu berbuat apa-apa melihat Red Bull Vettel melintas.

Di lap terakhir, Massa kembali tak berdaya. Pembalap Renault, Fernando Alonso, berhasil merebut peringkat lima dari tangannya. Aksi Alonso menyalip dari sisi luar mendapat sambutan meriah publik.

Hingga finis, posisi lomba relatif tak berubah. Button finis terdepan, disusul Barrichello dan berturut-turut Webber, Vettel, Alonso, Massa, Heidfeld dan Nico Rosberg.
(arp/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads