Di GP Spanyol lalu, Barrichello finis kedua di belakang rekan setimnya, Jenson Button. Tudingan team order menyeruak karena Barrichello menjalani strategi tiga stop sedangkan Button dua.
Meski Brawn sudah pernah membantah indikasi itu, Barrichello nyatanya tidak puas. Pahitnya pengalaman menjadi nomor dua di Ferrari membuat pembalap Brasil itu berniat gantung helm bila benar hal tersebut terjadi lagi di tim Brawn.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka memiliki keadaan, hak dan kewajiban yang sama," sambung pria yang menjadi Direktur Teknis Ferrari saat Barrichello dinomorduakan setelah Michael Schumacher.
Pernyataan Brawn memang kentara ditujukan untuk menenangkan Barrichello. Brawn juga menambahkan kalau pernyataan pembalapnya itu telah dibesar-besarkan oleh media.
"Ketika dia pulang dan bicara tentang semuanya, dia baik-baik saja. Rubens adalah seorang anggota tim yang hebat. Semua orang bekerjasama dengan baik, Rubens dan Jenson tahu itu," tandas Brawn.
(arp/roz)











































