Ancaman itu dilontarkan Ferrari seusai pertemuan Dewan Direksi yang digelar di Maranello, Selasa (12/5/2009). Ini mengulangi pernyataan Presiden Ferrari Luca di Montezemolo sebelumnya.
"Aturan yang sama untuk seluruh tim, stabilitas regulasi, keberlanjutan upaya FOTA untuk secara metodologis dan progresif mengurangi biaya, serta pengaturan yang baik untuk F1 adalah prioritas masa depan," demikian pernyataan Ferrari seperti dikutip Autosport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa waktu lalu, FIA memperkenalkan pembatasan anggaran sebesar 40 juta poundsterling per tim (Rp 632 miliar). Pada 29 Mei depan, seluruh tim sudah harus menyatakan apakah akan mengikatkan diri pada budget cap itu atau tidak.
Sebagai catatan, aturan budget cap memang tidak mengikat secara otomatis. Namun bila sebuah tim menyatakan diri ikut kesepakatan, maka tim itu akan mendapatkan sejumlah keuntungan.
Pernyataan Ferrari ini adalah yang paling nyata dari sejumlah pihak yang menentang aturan ini. Selain Ferrari, Toyota dan Red Bull juga sudah ancang-ancang untuk menarik diri.
Ferrari menyesalkan pengambilan putusan oleh FIA tentang budget cap yang sangat krusial ini dilakukan tanpa banyak konsultasi dengan tim-tim partisipan F1.
"Ferrari merasa kecewa dengan metode yang diambil oleh FIA dalam mengambil keputusan sepenting ini serta penolakan FIA untuk mencari saling pengertian dengan konstruktor dan tim," demikian statemen Ferrari.
(arp/roz)










































