Berbenah demi Keselamatan dan Tontonan

GP Singapura 2009

Berbenah demi Keselamatan dan Tontonan

- Sport
Kamis, 14 Mei 2009 16:58 WIB
Berbenah demi Keselamatan dan Tontonan
Jakarta - Meski pada penyelenggaraan pertamanya dianggap sukses besar, GP Singapura tetap banyak berbenah menyambut balapan tahun ini. Sirkuit Marina Bay pun mengalami 'permak wajah'.

Perubahan dan perbaikan dilakukan ke sirkuit jalan raya di tengah kota Singapura itu demi menghasilkan balapan yang lebih aman dan tentunya lebih menarik untuk disaksikan.

Dijelaskan oleh komentator F1 ESPN/Star Sport, Steve Slater, perubahan itu antara lain dilakukan di tikungan nomor 13. Tikungan yang terletak di atas jembatan Esplanade itu dibuat lebih cepat karena menuju trek lurus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebalikan dengan tikungan 13, tikungan 14 justru dibuat lebih lamabat. Tujuannya agar penonton yang berada di tribun dekat tikungan tersebut bisa lebih intens menyaksikan mobil-mobil yang melintas.

Modifikasi berikutnya dilakukan di tikungan 24. Pit entry yang tadinya diletakkan di tikungan 24 akan dipindah ke tikungan 23. Tujuannya adalah agar pembalap yang akan masuk ke pit tidak mengganggu pembalap lainnya.

"Pembalap yang akan masuk pit melambat sampai sekitar 80 kilometer per jam. Sementara pembalap yang akan melintas di trek lurus start-finis sedang kencang-kencangnya," terang Slater di showroom Ferrari/Maserati, Jakarta, Kamis (14/5/2009).

Demikian juga dengan pit exit. Pintu keluar pit yang mulutnya mengarah ke bagian akhir tikungan pertama juga dianggap berbahaya. Karenanya, mulut pit exit diperpanjang sampai menuju ke tikungan dua.

"Tahun lalu penyelenggaraan balapan malam pertama di dunia ini sudah sangat bagus dan saya yakin tahun ini akan semakin menarik untuk dilihat," komentar Slater.

Foto:
Tikungan pertama Sirkuit Marina Bay. Di sebelah kanan Lewis Hamilton adalah pintu keluar pit, salah satu area yang diubah. (Reuters)


(arp/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads