Pertemuan tersebut digelar guna membahas pembatasan anggaran yang ditetapkan FIA yaitu 40 juta poundsterling (Rp 629 miliar) per musim, mulai musim depan.
Selain gagal soal nilai batas anggaran, pertemuan ini juga gagal mencapai deal soal batas akhir pengajuan anggaran yakni 29 Mei.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
FIA menyatakan bahwa rencana pembatasan anggaran itu tidak bisa ditarik. "Sudah kami jelaskan bahwa kami ingin semua kontestan berlaga di bawah peraturan yang sama. Mereka harus mempertimbangkan itu," tambah Mosley.
Meski begitu, FIA siap untuk mendengarkan usulan-usulan selanjutnya dari para kontestan. "Kami sudah menjelaskan bahwa kami tidak bisa memundurkan batas waktu dan kami tidak bisa merugikan tim-tim baru potensial yang akan datang. Namun kami siap untuk mendengarkan apa pun yang akan diutarakan kontestan-kontestan saat ini," pungkasnya.
Rencana pembatasan anggaran membuat sejumlah tim seperti Ferrari, Renalut, Toyota, dan Red Bull mengancam untuk mundur dari F1 mulai musim depan.
(nar/nar)











































