Barichello: Jangan Jadikan Aku yang Kedua

GP Monako

Barichello: Jangan Jadikan Aku yang Kedua

- Sport
Jumat, 22 Mei 2009 17:42 WIB
Barichello: Jangan Jadikan Aku yang Kedua
Monte Carlo - Pembalap BrawnGP Rubens Barichello gerah menjadi nomor dua. Ia ingin menjadi nomor satu dan bila perlu bersaing dengan rekannya, Jenson Button ia siap.

Barichello mengaku tidak puas dengan hasil GP Spanyol, 10 Mei silam. Instruksi yang tim meminta Barrichello melakukan tiga pitstop telah membuatnya kehilangan peluang jadi juara di Spanyol. Seri itu dimenangi oleh rekannya sendiri, Jenson Button, yang hanya diminta tim membuat dua pitstop.

Imbasnya, Brawn kemudian dituding melakukan team order. Barichello merasa gerah dengan tuduhan itu. Bahkan, ia mengancam akan gantung helm bila ternyata ia memang di-nomordua-kan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya masih emosi pasca balapan itu. Saya berkata kepada bos tim Ross Brawn, jika memang sesuatu telah dilakukan demi Jenson (Button), maka saya sudah siap untuk pulang ke Brasil dan tidak akan kembali lagi," seru Barichello seperti dikutip dari Eurosport.

Namun emosi itu akhirnya mereda, usai Brawn dan Barichello sudah bertemu empat mata. "Seharusnya ada perlakuan yang sama di antara saya dengan Jenson. Brawn kemudian berjanji bahwa itu akan terjadi, dan saya sangat gembira mendengarnya," tambah eks pembalap Ferrari itu.

Akhir pekan ini, di GP Monaco, Barichello siap untuk unjuk gigi. Bahkan bila harus berduel dengan Button, pembalap berjuluk Rubinho itu mengaku siap.

"Saya tidak melihat bahwa Jenson jauh lebih cepat dari saya di sepanjang berjalannya musim ini," tukas pembalap yang di sepanjang musim ini dua kali menjadi runner up itu.

"Saya memang bisa berkata bahwa 'ini giliran saya'. Namun, hanya berbicara saja tidak akan berarti apa-apa. Saya harus tampil total, memenangi balapan, dan membungkam kritikan dari beberapa orang," seru driver yang hingga seri kelima musim ini berjalan belum pernah jadi juara.

(din/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads