Villeneuve Ingin Kembali ke F1

Villeneuve Ingin Kembali ke F1

- Sport
Sabtu, 23 Mei 2009 03:09 WIB
Villeneuve Ingin Kembali ke F1
Montreal - Cukup lama tak tedengar kabarnya, mantan juara dunia Jacques Villeneuve memberi sinyal untuk kembali membalap di F1. Setidaknya, ada dua hal yang menyebabkannya ingin kembali.

Villeneuve hijrah ke balap NASCAR setelah keluar dari F1 di tahun 2006. Beberapa pekan terakhir, beredar rumor yang mengatakan bahwa juara dunia tahun 1997 ini akan kembali turun di lintasan balap F1.

Hal itu rupanya dibenarkan Villeneuve. Meski pria berusia 38 tahun ini tidak terlalu berambisi untuk melakukan comeback, namun ia akan menyambut dengan tangan terbuka jika ada peluang ke arah itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku sedang mencari jalan untuk kembali membalap," tukasnya pada Autosport.

Hasrat pembalap campuran Perancis-Kanada untuk kembali ke dunia F1 muncul karena ia merasa bosan dengan kesibukannya saat ini di NASCAR.

"Jika terdapat kesempatan aku tidak akan menyia-nyiakannya. Mobil itu sangat ingin kukendarai. Jujur, aku sedikit bosan sekarang. Tidak ada yang membicarakan tentang aspek politik. Jadi aku pikir akan menyenangkan," ujar dia.

Tak hanya itu, adanya aturan baru untuk tahun depan yang meniadakan pengisian ulang bahan bakar di tengah lomba juga membuat hasrat Villeneuve untuk kembali kian tinggi.

"Jika Anda melihat mobil F1 dengan kecermatan dan penghilangan pengisian ulang bahan bakar adalah apa yang aku minta selama beberapa tahun ini. Anda berpikir itu tidak akan hebat, namun itulah kenyataanya," kata Villeneuve.

Villeneuve telah mengkonsultasikan niatannya ini kepada Jock Clear, orang yang pernah mengasuhnya di Williams dan BAR Honda dulu. Dari Clear, anak Gilles Villeneuve ituΒ  mendapat dukungan untuk mewujudkan niatnya.

"Aku telah berbiacara dengan Jock Clear dan pendapatnya adalah mobil F1 akan cocok untukku. Jadi jika ada kesempatan, aku akan cenderung lebih mengatakan ya daripada tidak. Karena aku sangat senang membalap dengan mobil yang luar biasa itu," tutup dia.

Sekarang tinggal menanti tim mana yang akan menawari pembalap yang telah memenangi 11 seri dan 23 kali naik podium itu.


(arp/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads