Seperti diketahui, Ferrari mengancam akan keluar dari F1 setelah FIA memutuskan akan memberlakukan budget cap mulai tahun 2010. FIA melalui bosnya, Max Mosley, pun balas bertindak keras dengan mengatakan bahwa F1 bisa terus berjalan tanpa Ferrari.
Toh demikian, FIA tampaknya kalah dukungan. Ferrari bersama seluruh tim yang tergabung dalam FOTA (Asosiasi Tim F1) kini telah menyatukan suara untuk menentang peraturan baru tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat sulit untuk menentang keputusan organisasi induk. Tapi dalam dunia olah raga Anda selalu ingin memastikan semuanya berjalan adil bagi semua pihak," ujarnya kepada BBC.
"Saya yakin kita tak bisa kehilangan tim seperti Ferrari dan juga Renault. Saya pikir ini akan menjadi citra yang buruk bagi olah raga ini dan saya yakin solusi dari masalah ini akan segera ditemukan."
Pangeran Albert juga cukup sadar dengan berbagai perubahan peraturan yang terjadi di F1 akhir-akhir ini, yang kebanyakan dibuat untuk menghemat budget tim lantaran krisis ekonomi global. Namun ia optimistis Monako akan selalu menjadi venue bagi balapan jet darat itu, seburuk apa pun kondisi yang tengah melanda.
"Dampak dari krisis eknonomi ini bisa mencapai ratusan juta euro, dan ini merupakan bagian dari sejarah. Jika ada perubahan regulasi atau keseluruhan wajah dari olah raga ini, kami akan berusaha sekuat tenaga untuk membuat balapan tetap berlangsung di sini."
"Kami bangga bisa bekerjasama dengan FIA dan semua orang yang terlibat dalam balapan ini," tutupnya. (roz/a2s)











































