Sepanjang enam seri yang sudah digelar sepanjang musim ini cuma di GP Cina Ferrari tidak menggunakan KERS. Sementara di balapan lainnya, Tim Kuda Jingkrak setia menemani McLaren menggunakan teknologi yang di awal musim sempat jadi kontroversi tersebut.
Malang buat dua tim papan atas tersebut karena di seluruh balapan yang sudah dihelat mereka belum pernah sekalipun jadi juara. Kondisi berseberangan justru didapat pada Brawn GP dan Red Bull yang tak pakai KERS tapi sudah mencicipi podium teratas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti halnya McLaren, BMW dan Renault, kami ingin memanfaatkan dengan sebesarnya aturan baru soal hal teknis. Akan memalukan jika pabrikan lain menggunakan KERS dan sukses sementara kami tertinggal lantaran tak menggunakannya. Jadi kami harus terus menggunakan KERS ini," ungkap Massa seperti diberitakan F1Live.
Nasib Ferrari, sebagai pengguna KERS, sesungguhnya jauh lebih baik jika dibandingkan dengan McLaren. Dua pekan lalu di GP Monako, Kimi Raikkonen meraih podium pertama buat Ferrari dengan duduk di posisi tiga, sementara Massa menguntit di urutan empat. Padahal hingga kini hasil terbaik yang sudah didapat duo McLaren cuma posisi empat Lewis Hamilton di GP Bahrain.
"Saat ini kami adalah mobil terbaik yang menggunakan KERS. Sayangnya, Brawn lebih baik tanpa teknologi itu," pungkas Massa.
(din/krs)











































