Ferrari Sulit Bukan Karena KERS

Ferrari Sulit Bukan Karena KERS

- Sport
Selasa, 02 Jun 2009 17:39 WIB
Ferrari Sulit Bukan Karena KERS
Jakarta - Selain McLaren, Ferrari jadi tim yang paling setia menggunakan KERS. Tapi kalau hingga kini mereka belum juga meraih hasil yang diinginkan, Felipe Massa tak mau menyalahkan teknologi tersebut.

Sepanjang enam seri yang sudah digelar sepanjang musim ini cuma di GP Cina Ferrari tidak menggunakan KERS. Sementara di balapan lainnya, Tim Kuda Jingkrak setia menemani McLaren menggunakan teknologi yang di awal musim sempat jadi kontroversi tersebut.

Malang buat dua tim papan atas tersebut karena di seluruh balapan yang sudah dihelat mereka belum pernah sekalipun jadi juara. Kondisi berseberangan justru didapat pada Brawn GP dan Red Bull yang tak pakai KERS tapi sudah mencicipi podium teratas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski tak mampu bertarung dengan tim-tim yang kini menduduki papan atas klasemen, Massa menolak anggapan kalau hal tersebut terjadi karena pengaplikasian KERS pada F60. Dia justru memberi indikasi kuat untuk terus menggunakan KERS.

"Seperti halnya McLaren, BMW dan Renault, kami ingin memanfaatkan dengan sebesarnya aturan baru soal hal teknis. Akan memalukan jika pabrikan lain menggunakan KERS dan sukses sementara kami tertinggal lantaran tak menggunakannya. Jadi kami harus terus menggunakan KERS ini," ungkap Massa seperti diberitakan F1Live.

Nasib Ferrari, sebagai pengguna KERS, sesungguhnya jauh lebih baik jika dibandingkan dengan McLaren. Dua pekan lalu di GP Monako, Kimi Raikkonen meraih podium pertama buat Ferrari dengan duduk di posisi tiga, sementara Massa menguntit di urutan empat. Padahal hingga kini hasil terbaik yang sudah didapat duo McLaren cuma posisi empat Lewis Hamilton di GP Bahrain.

"Saat ini kami adalah mobil terbaik yang menggunakan KERS. Sayangnya, Brawn lebih baik tanpa teknologi itu," pungkas Massa.

(din/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads