Button akan berusaha meraih kemenangan pertama di negerinya sendiri, Inggris. Hal itu cukup terbuka lebar melihat performanya yang sudah memenangi enam dari tujuh seri musim ini.
Dengan torehannya tersebut, jelas Button akan jadi favorit banyak kalangan. Namun, jangan pula lupakan keberadaan Barrichello yang bahkan diprediksi bos Brawn GP, Ross Brawn, bisa jadi sandungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penilaian itu tidak main-main. Brawn cukup tahu kemampuan Barrichello karena sama-sama pernah bernaung di bawah bendera Ferrari. Apalagi, pria yang biasa disapa Rubinho itu memang pernah jadi juara di GP Inggris tahun 2003.
"Ini bukan lintasan yang peka dengan rem dan itu adalah aspek yang membuat Rubinho seringkali kritis dengan mobil, jadi saya mengharapkannya akan tampil sangat baik akhir pekan ini," imbuh Brawn.
Beda dengan Button yang sudah enam kali naik podium teratas, Barrichello belum pernah menjuarai satu seri pun musim ini. Capaian terbaik pembalap yang akrab disapa Rubinho itu cuma jadi runner-up belaka.
Maka jika ada kans jadi juara di Silverstone, pembalap asal Brasil itu jelas akan mengambilnya kendati sangat mungkin akan bikin Button, yang amat ingin meraja di negeri sendiri, kecewa.
Β
"Di akhir hari, setelah 17 tahun, tak ada lagi urusan dengan masalah perasaan. Jika Anda bertanya ke Jenson, walaupun kami akrab, maka dia akan berucap hal yang sama. Dia takkan berpikir dua kali untuk meraih kemenangan di Brasil," tegas Barrichello.
Button sendiri mengakui kalau salah satu tantangan terbesar jadi juara akhir pekan ini adalah rekannya sendiri. Tapi dia mencoba lebih melihat proyeksi besarnya ketimbang satu seri saja.
"Jika dia mengalahkan saya, maka begitulah adanya. Kalau saya bisa jadi juara dunia meski tanpa kemenangan di Silverstone, saya takkan kecewa," lugas Button.
(krs/din)











































