FIA Akan Tempuh Jalur Hukum

F1 Tandingan

FIA Akan Tempuh Jalur Hukum

- Sport
Sabtu, 20 Jun 2009 00:29 WIB
FIA Akan Tempuh Jalur Hukum
Paris - FIA tidak diam saja saat dapat ancaman dari FOTA yang berniat membuat F1 tandingan musim depan. Otoritas otomotif dunia itu berniat menempuh jalur hukum.

Tak menerima rencana FIA menerapkan budget cap untuk musim 2010, delapan tim yang tergabung dalam FOTA mengancam membuat balapan tandingan musim depan. Delapan tim tersebut adalah BMW-Sauber, Brawn GP, Ferrari, McLaren, Red Bull, Renault, Toro Rosso dan Toyota.

FIA yang terancam kehilangan glamornya balapan jet darat karena mayoritas tim berniat hengkang tak tinggal diam. Diberitakan Autosport, mereka berencana melakukan tindakan hukum, terutamanya terhadap Ferrari, yang sebelumnya dianggap sudah menyatakan komitmen untuk ikut musim 2010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tim pengacara FIA kini sedang menganalisa ancaman FOTA yang ingin memecah kejuaraan," demikian pernyataan resmi FIA.

"Aksi yang dilakukan FOTA sebagai sebuah organisasi, dan Ferrari secara terpisah, adalah sebuah pelanggaran serius terhadap sebuah hubungan kontrak, sebuah pelanggaran langsung terhadap kewajiban hukum Ferrari dan merupakan sebuah tindakan pelanggaran terhadap hukum berkompetisi. FIA akan mengajukan proses hukum secepatnya," lanjut pernyataan tersebut.

FIA sebelumnya menetapkan kalau Jumat (19/6/2009) ini merupakan batas waktu buat tim untuk mendaftarkan keikutsertaannya untuk balapan musim depan. Entry list musim 2010 sebenarnya sudah dikeluarkan FIA pekan kemarin, namun dari 10 tim, lima di antaranya masih terdaftar dengan catatan karena tidak menyetujui rencana budget cap.

Termasuk dalam daftar lima tim yang sudah pasti adalah Ferrari, yang kini justru jadi salah satu tim yang sepakat membuat balapan tandingan musim depan. Dikabarkan kalau FIA akan menunda tenggat waktu pendaftaran hingga Sabtu (20/6/2009) besok.

"Persiapan untuk musim balap tahun 2010 terus berlangsung tapi pengumuman terakhir soal daftar tim yang berpartisipasi akan ditunda sementara FIA menempuh tindakan hukum." (din/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads