Red Bull Punya Rivalitas, Bukan Anak Emas

Red Bull Punya Rivalitas, Bukan Anak Emas

- Sport
Rabu, 01 Jul 2009 18:27 WIB
Red Bull Punya Rivalitas, Bukan Anak Emas
London - Sudah dua kali Sebastian Vettel naik ke podium tertinggi musim ini. Tapi bukan berarti Red Bull akan menganut team order dan menganakemaskan dirinya ketimbang Mark Webber.

Dari delapan seri sejauh ini, hanya Vettel yang bisa mengganggu dominasi Jenson Button meraih gelar juara. Button juara enam kali, sementara dua sisanya digondol Vettel, termasuk saat tampil dominan di Silverstone lalu.

Dengan poin yang berjumlah 39 angka, Vettel kini tertinggal 25 poin dari Button yang ada di puncak klasemen. Mungkin jika Red Bull memprioritaskan Vettel dan menganut team order untuk menjegal pembalap lain, Vettel bisa terus memangkas selisih itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi, performa Webber yang jadi rekan Vettel juga tak buruk. Meski belum pernah jadi juara seri di musim ini, laju konsistennya bikin dia hanya tertinggal 3,5 angka dari Vettel di klasemen pembalap.

Dengan fakta itu, Red Bull boleh jadi enggan memberi prioritas kepada salah satu pembalapnya. Mereka mungkin hanya akan berusaha meraup angka sebanyak-banyaknya dari kedua pembalapnya, apalagi Red Bull masih terus membuntuti Brawn GP di klasemen konstruktor dengan selisih 30,5 poin.

"Tak ada pembalap nomor 1," tegas Team Principal Red Bull Christian Horner kepada kantor berita AAP yang dikutip F1 Live.

"Pembenahan terus diberikan kepada mobil-mobil secara seimbang di tiap balapan dan akan terus begitu sepanjang musim ini," imbuh dia.

Horner lantas menyatakan bahwa Vettel dan Webber sama-sama berusaha keras untuk jadi pembalap tercepat di tiap balapan. Tapi dia tidak menyebut persaingan itu jadi sudah memicu keretakan.

"Mereka adalah pembalap profesional, mereka berdua ada di tingkat berbeda dalam karir masing-masing, tapi mereka bekerja untuk sebuah tim tangguh. Jelas ada rivalitas kompetitif, tapi itu adalah persaingan profesional di antara keduanya," simpul Horner.
(krs/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads