Dari delapan seri sejauh ini, hanya Vettel yang bisa mengganggu dominasi Jenson Button meraih gelar juara. Button juara enam kali, sementara dua sisanya digondol Vettel, termasuk saat tampil dominan di Silverstone lalu.
Dengan poin yang berjumlah 39 angka, Vettel kini tertinggal 25 poin dari Button yang ada di puncak klasemen. Mungkin jika Red Bull memprioritaskan Vettel dan menganut team order untuk menjegal pembalap lain, Vettel bisa terus memangkas selisih itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan fakta itu, Red Bull boleh jadi enggan memberi prioritas kepada salah satu pembalapnya. Mereka mungkin hanya akan berusaha meraup angka sebanyak-banyaknya dari kedua pembalapnya, apalagi Red Bull masih terus membuntuti Brawn GP di klasemen konstruktor dengan selisih 30,5 poin.
"Tak ada pembalap nomor 1," tegas Team Principal Red Bull Christian Horner kepada kantor berita AAP yang dikutip F1 Live.
"Pembenahan terus diberikan kepada mobil-mobil secara seimbang di tiap balapan dan akan terus begitu sepanjang musim ini," imbuh dia.
Horner lantas menyatakan bahwa Vettel dan Webber sama-sama berusaha keras untuk jadi pembalap tercepat di tiap balapan. Tapi dia tidak menyebut persaingan itu jadi sudah memicu keretakan.
"Mereka adalah pembalap profesional, mereka berdua ada di tingkat berbeda dalam karir masing-masing, tapi mereka bekerja untuk sebuah tim tangguh. Jelas ada rivalitas kompetitif, tapi itu adalah persaingan profesional di antara keduanya," simpul Horner.
(krs/a2s)











































