Button Salahkan Mobil, Ban dan Strategi Tim

Button Salahkan Mobil, Ban dan Strategi Tim

- Sport
Minggu, 26 Jul 2009 23:45 WIB
Button Salahkan Mobil, Ban dan Strategi Tim
Hungaroring - Untuk kali ketiga secara beruntun, Jenson Button gagal naik podium setelah cuma finis di posisi tujuh GP Hongaria. Atas hasil buruk yang diraih, ada beberapa hal yang dikritisi pembalap Inggris itu.

Dalam balap di Sirkuit Hongaroring, Minggu (26/7/09), Button yang mengawali lomba dari posisi delapan hanya dapat naik satu peringkat saat menyentuh garis finis. Driver Brawn GP ini memang telihat lamban dan kurang agresif dibanding penampilannya di sejumlah lomba di awal musim.

Rupanya Button bermasalah dengan BGP 001 tunggangannya, setidaknya begitu klaim yang dia lontarkan usai balapan. Menurut pembalap berusia 30 tahun itu, penyesuaian yang telah dilakukan timnya setelah hasil buruk di Inggris dan Jerman malah memperburuk kondisi GBP 001.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tidak bisa menyalahkan cuaca. Kami melakukan dua pembaruan yang berbeda di mobil, namun mereka seharusnya tidak membuat mobil menjadi tidak seimbang," ujarnya seperti diwartakan Autosport.

"Pastinya Anda dapat berkata tim lain telah melakukan pengembangan mobil. Red Bull jauh lebih cepat dan tentu saja McLaren, Ferrari dan Williams telah meningkatkan performa mereka. Sedangkan mobil kami malah tidak seperti saat beberapa lomba sebelumnya."
Β 
Selain performa mesin, hasil tak memuaskan yang didapat disebut Button juga ditunjang dengan ban serta staregi timnya yang tidak berjalan dengan baik.

"Hari ini ban saya hancur setelah lap keempat. Saya tidak dapat berada di depan dengan ban seperti ini. Rencananya adalah membuat mobil tetap berada di depan sehingga saat mereka menangani ketika di pit, saya memiliki waktu yang lebih panjang. Namun saya tidak tahu mengapa ban belakang saya hancur pada hari ini."

Saat ini Button masih bertengger di puncak klasemen pembalap dengan nilai 70. Ia dikuntit duo Red Bull, Mark Webber dan Sebastian Vettel yang berada di posisi dua dan tiga dengan nilai 51,5 dan 47.

(din/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads