Keputusan mencekal Renault di Valencia diputuskan Steward setelah melakukan perundingan usai GP Hongaria, yang dimenangi Lewis Hamilton, Minggu (26/7/2009) malam WIB. Tim pimpinan Flavio Briatore itu dianggap telah menyalahi beberapa aturan sekaligus.
Adalah insiden lepasnya ban depan sebelah kanan di mobil Alonso yang menjadi dasar pencekalan Renault. Peristiwa tersebut terjadi tak lama setelah mantan juara dunia dua kali itu masuk pit stop pertamanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui kemudian kalau kru pitΒ Renault tidak memasang mur pemasang ban dengan sempurna. Inilah yang kemudian berujung pada jatuhnya sanksi buat tim yang bermarkas di Oxfordshire.
"Renault melepas mobil nomor 7 dari pitstop dengan salah satu bagian yang harusnya dipasang dengan wheel-nuts tidak dipasang dengan aman, ini merupakan indikasi kalau baut tersebut mungkin belum dipasang dengan aman," demikian pernyataan resmi sebagaimana dikutip Autosport.
"Menyadari kondisi seperti ini, tak mampu menghalau mobil meninggalkan pitlane (dalam kondisi tidak aman)....tak mampu memberi informasi pada pembalap atas masalah tersebut atau memberinya saran yang sesuai dengan kondisi yang terjadi, meski sang pembalap yang dihubungi timnya melalui radio merasa ada kebocoran ban," lanjut pernyataan tersebut.
Renault dianggap membahayakan keselamatan dan melanggar Article 3.2 dari Sporting Regulation. Selain itu mereka juga dianggap melanggar Article 23.1.i karena memutuskan membiarkan mobil keluar pit sebelum dinyatakan aman.
Keputusan ini jelas mengancam penampilan Alonso di kandangnya sendiri pada 23 Agustus mendatang. Meski begitu, Renault juga telah diingatkan kalau mereka bisa mengajukan banding atas sanksi yang telah dijatuhkan.
Pekan lalu insiden lepasnya ban di ajang GP2 telah merenggut nyawa Henry Surtees. Dia tewas setelah kepalanya tertabrak ban yang lepas dan memantul liar di atas lintasan. (din/key)











































