Button masih merupakan favorit teratas karena tetap bertengger di puncak klasemen sementara dengan 70 poin. Modal besar pembalap Brawn GP itu adalah ketika ia memenangi enam dari tujuh seri pertama di musim ini.
Vettel menyelingi dominasi Button ketika menjuarai seri ketiga di Shanghai, China, runner up di seri berikutnya di Bahrain, lalu menang lagi di seri kedelapan di Inggris. Total, pembalap Jerman dari tim Red Bull ini sudah mengantongi 47 angka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puncak performa Webber adalah saat memenangi GP Jerman di Nuerburgring, yang itu sekaligus kemenangan pertamanya di ajang Formula 1. Saat ini ia duduk di posisi kedua sementara dengan selisih 18,5 dengan Button.
"Saya sangat percaya bahwa Mark Webber bisa melaju terus dan memenangi kejuaraan dunia ini -- selama mobilnya mumpuni," demikian keyakinan mantan juara dunia Jack Brabham, yang adalah kompatriot Webber, kepada Australia Associated Press, Selasa (28/7/2009).
"Luar biasa sekali bisa melihat Webber ada di sana. Pekerjaan dia sangat hebat," sambung juara dunia 1959, 1960, dan 1966 itu. Pada seri akhir pekan lalu di Hongaria, Webber finish di urutan ketiga di belakang Lewis Hamilton dan Kimi Raikkonen.
(a2s/key)











































