Schumacher sesungguhnya bisa dibilang beruntung karena memutuskan comeback ke F1 saat kompetisi akan memasuki libur musim panas. Setelah balapan di Hungaroring akhir pekan kemarin, race selanjutnya baru akan digelar pada 23 Agustus mendatang di Valencia.
Dengan kata lain, Schumi punya waktu sekitar sebulan untuk bisa mengembalikan kondisi fisiknya. Waktu yang tak bisa dibilang panjang mengingat balapan F1 butuh ketahanan tubuh yang tinggi. Demikian diberitakan Telegraph.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah 17 bulan Schummi tidak mengendari F1 dalam perlombaan resmi. Secara keseluruhan, pembalap yang mulai membela Ferrari sejak 1996 itu mungkin masih dalam kondisi fit, tapi dia mungkin kehilangan daya tahan yang tinggi pada bahu dan leher yang sangat diperlukan pembalap saat menikung, di mana tekanan yang diterima bisa mencapai 4G.
Adanya pembatasan ujicoba di antara seri akan menghambat usaha Schumacher beradaptasi dengan F60 makin sulit. Apalagi balapan pertama Schumacher justru di Valencia, sirkuit yang sama sekali tak dikenalinya.
"Saya meragukan dia (Schumacher) akan melakukan itu. Dia dalam kondisi super fit saat masih membalap dan harus kembali ke kondisi yang sama (saat comeback). Bersiap membalap tanpa melakukan percobaan akan tidak mungkin," sahut Bernie Ecclestone yang meragukan Schumi bakal kembali karena alasan kesiapan kondisi fisik.
Layak ditunggu bagaimana Schumi akan berhadapan dengan masalah kesiapan fisik tersebut. Namun yang jelas tekanan dalam bentuk apapun justru akan membuat mantan pembalap Benetton dan Jordan itu menyerah.
Enam tahun lalu saat menjalani awal musim terberatnya, gagal menang di tiga seri perdana tahun 2003, Schumi sempat dihadapkan pada kenyataan pahit setelah ibunya meninggal dunia. Namun, di hari yang sama ibunya tutup usia dia malah mampu meraih kemenangan pertama di musim tersebut dalam balapan yang digelar di Italia.
Begitulah cara Schumi menghadapi tantangan. Bagaimana dengan kali ini? (din/krs)











































