Kimi-Schumi: Pertama dalam 56 Tahun

Kimi-Schumi: Pertama dalam 56 Tahun

- Sport
Minggu, 02 Agu 2009 12:58 WIB
Kimi-Schumi: Pertama dalam 56 Tahun
Jakarta - Masuknya Michael Schumacher menggantikan Felipe Massa membuat Ferrari punya dua pembalap bergelar juara dunia. Buat The Prancing Horse, ini bukan hal baru karena pernah terjadi 56 tahun lalu.

Setelah hampir tiga tahun menyatakan pensiun, Michael Schumacher akhirnya comeback ke lintasan F1. Legenda hidup Ferrari itu masuk menggantikan Massa yang mengalami insiden di kualifikasi GP Hongaria akhir pekan lalu.

Kembalinya Schumacher, yang kini sudah berusia 40 tahun, membuat Ferrari punya dua pembalap yang sama-sama pernah merasakan gelar juara dunia. Schumi meraihnya tujuh kali di tahun 1994, 1995, 2000, 2001, 2002, 2003 dan 2004, sementara Kimi Raikkonen sekali memenanginya di tahun 2007.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebuah tim punya dua pembalap juara dunia jarak sekali terjadi di F1. Tapi khusus untuk Ferrari, mereka malah sudah melakukannya dua kali, dengan yang sekarang ini. Demikian diberitakan AS.

Kali pertama tim yang bermarkas di Maranello itu punya dua pembalap bergelar juara dunia adalah pada musim 1953 silam, melalui dua driver-nya Giuseppe Farina dan Alberto Ascari.

Giuseppe Farina meraih gelar juara dunia di edisi pertama balapan F1 pada tahun 1950 bersama tim Alfa Romeo. Pembalap Italia itu kemudian hijrah ke Ferrari pada tahun 1952. Sementara Ascari baru meraih gelar juara dunianya yang pertama juga di tahun 1952.

Jadilah pada musim selanjutnya (1953) Ferrari punya dua pembalap juara dunia. Dan persaingan antara kedua juara itu memunculkan Ascari -- berusia 12 tahun lebih muda dibanding Farina -- sebagai kampiun musim 1953.

Sama seperti duet Farina-Ascari, pasangan Schumi dan Kimi juga terpaut jarak usia yang jauh. Sang pembalap Jerman kelahiran 1969, sementara si driver Finlandia baru tercatat lahir pada 1979.

Namun banyak pihak yang justru menilai kalau Schumacher justru akan menjadi seperti ancaman buat Kimi. Jika pembalap yang sudah hampir tiga tahun pensiun dan kini berusia 40 tahun itu bisa finis lebih baik dari dirinya, tekanan besar akan datang pada The Iceman. Meski dia sendiri menanggapinya dengan dingin-dingin saja.

"Bagiku, siapa yang mengemudikan mobil kedua tak ada bedanya," ujar Kimi di Autosport. "Saya pikir dia juga belum 100 persen yakin bisa berlomba karena dia masih memeriksa banyak hal. Akan menyenangkan menjadi rekan setimnya. Ini sudah hampir terjadi sebelumnya," komentar Kimi beberapa waktu lalu. (din/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads