Adalah mantan juara dunia WRC, Carlos Sainz yang mengutarakan pernyataan tersebut. Sainz yang sempat pensiun namun kemudian kembali ke Reli Dunia itu bahkan meyakini kalau Schumi bisa menjadi salah satu faktor yang mendukung kebangkitan 'Tim Kuda Jingkrak'.
"Anehnya, saya pikir Schumacher adalah sebuah jaminan. Yang kita bicarakan di sini adalah seorang pembalap F1. Memang dia akan butuh waktu, tapi dia tak akan menyerah. Saya tahu kalau dia terus mengikuti beragam kompetisi seperti kart dan balap sepeda, dan fisiknya juga terjaga dengan baik," ungkap Sainz mengomentari comeback Schumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu akan bergantung pada bagaiman Ferrari mengembangkan mobilnya. Jika mobilnya bagus, maka Schumi akan berada di depan," pungkas juara dunia tahun 1990 dan 1992 itu di AS.
Keyakinan kalau Schumi bakal berprestasi juga diungkapkan mantan pembalap F1, Robert Doornbos. Mantan pembalap Minardi, Jordan dan Red Bull yang kini berkiprah di IndyCar itu meyakini kalau Schumi setidaknya bakal bisa mengalahkan apa yang sudah diraih Kimi Raikkonen dan Felippe Massa sepanjang musim ini.
"Saya harap dia akan melakukannya dengan sangat baik - saya pikir dia akan bisa melakukannya. Dia akan tampil dengan hebat, dia seorang legenda. Sejujurnya, saya berani bertaruh kalau dia akan lebih baik dari Massa dan Raikkonen," sahut pembalap berkebangsaan Jerman itu pada Crash.
Beberapa hari lalu Schumi sempat melakukan ujicoba dengan Jet Darat Ferrari tahun 2007 menggunakan ban slick GP2. Pihak The Prancing Horse juga telah mengirim surat ke seluruh tim F1 yang meminta persetujuan agar Schumi diberi kesempatan melakukan ujicoba dengan F60.
(din/a2s)











































