Button ada di puncak klasemen sementara pembalap dengan poin 70. Ia dikuntit oleh Mark Webber (poin 51,5), Sebastian Vettel (47), dan Rubens Barichello (44).
Persaingan antara keempat pembalap itu untuk merebut gelar juara dunia cukup ketat. Apalagi, dalam tiga seri terakhir Button gagal naik podium. Itu artinya, pembalap BrawnGP tersebut butuh "pertolongan" guna mengganjal upaya para pesaingnya, terutama Webber dan Vettel, meraih poin maksimum.
Di GP Hongaria akhir Juli silam, Hamilton "menolong" Button dengan finis pertama. Sementara itu Webber finis ketiga.
Hasil ini membuat Hamilton optimistis menatap balapan tersisa. Meski peluangnya kecil untuk jadi juara, namun pembalap yang kini menduduki peringkat sembilan klasemen sementara tersebut bertekad untuk mengulangi kemenangan di Hungaroring.
Mungkinkah keinginan Hamilton itu sebagai bagian dari "menolong" Button, pembalap yang sama-sama berasal dari Inggris? "Saya tidak berencana untuk melakukan itu. Saya ingin meraih kemenangan hanya demi McLaren," tegas Hamilton seperti dilansir dari PlanetF1.com.
"Jika itu memang bisa menolong Jenson untuk jadi juara dunia, maka itu akan menjadi hal yang fantastis untuk saya dan seluruh warga Inggris," lanjut juara dunia musim lalu itu.
"Ya, saya berharap Jenson bisa juara dunia. Namun, dia bukanlah rekan satu tim saya dan saya bertarung bukan untuk membantu Jenson. Kami ingin meraih kemenangan untuk kepentingan kami sendiri," pungkasnya.
(a2s/mrp)











































