Menjadi pengganti Felipe Massa, Badoer yang sudah lebih dari 10 tahun tak turun di balapan, finis di posisi 17--terakhir di antara para pembalap yang finis. Tak ada angka yang ia petik di sana.
Di Valencia pekan lalu, Badoer dua kali melintir dan satu kali dikenai drive through penalty akibat mobilnya menginjak garis putih selepas keluar dari pit stop.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi akhirnya itu jadi hal yang bagus bagi saya karena selama Jumat, Sabtu dan Minggu saya belajar banyak hal. Saya menemukan kepercayaan lebih kepada mobil, saya tahu mana arah yang benar untuk menolong gaya balap saya," katanya.
Setelah menganggap balapan pertamanya itu lebih sebagai sebuah tes, Badoer kini bersiap menghadapi GP Belgia. Situasinya lebih baik karena pembalap 38 tahun itu sudah pernah membalap di sana bersama Minardi, Lola dan Forti.
"Sekarang, kita ada di lintasan yang saya kenal. Saya pernah menyetir di sini, oke, 10 tahun lalu, tetapi saya membalap. Saya inget setiap tikungan dan kecepatannya. Setidaknya, saya tahu sesuatu," kata Badoer.
"Sekarang saya punya feeling yang lebih baik dengan mobil. Saya tahu saya harus cepat. Akhir pekan ini, kita akan membalap," pungkasnya.
(arp/din)











































