Sirkuit Monza, 14 September 2008 akan selalu dikenang oleh Vettel. DI sana lah Vettel memperoleh kemenangan pertamanya selama berkarir di kompetisi balap jet darat.
Kemenangan itu juga membawa Vettel menjadi pembalap termuda yang mampu duduk di podium teratas F1.
"Tak perlu diragukan lagi, Monza 2008 merupakan salah satu kenangan terindah saya," tukas Vettel seperti dikutip dari F1-live .
"Ketika itu, saya memenangi balapan bersama Scuderia Toro Rosso, sebuah tim asal Italia dan menang di kandang sendiri. Menyaksikan rekan-rekan satu tim bersorak dan menangis gembira, merupakan pengalaman emosional yang luar biasa," kata pemuda yang memulai karir di F1 pada tahun 2007 tersebut.
Setahun telah berlalu, Monza kembali menanti Vettel. Kemenangan akan sangat berarti untuk tetap menjaga pembalap berusia 22 tahun itu di persaingan perebutan juara dunia.
Saat ini, Vettel yang sudah hijrah ke Red Bull berada di posisi ketiga klasemen sementara dan keitnggalan tiga poin dari runner up Rubens Barrichello dan 19 poin dari Jenson Button di posisi pertama.
"Sudah banyak yang berubah dalam 12 bulan ini. Tahun ini, saya, Mark (Webber) dan Red Bull Racing bertarung untuk meraih gelar juara, jadi kami berharap untuk selalu menjadi yang terdepan."
"Hal itu tidak membuat saya tertekan namun itu menunjukkan bahwa kami memiliki target tinggi," tuntasnya.
Mampukah ia kembali mengulang kenangan indah setahun silam, sebuah memori yang oleh Vettel diberi predikat 'tak lekang oleh waktu' itu?
(nar/arp)











































