Skandal GP Singapura Ide Piquet atau Symonds?

Skandal GP Singapura Ide Piquet atau Symonds?

- Sport
Kamis, 10 Sep 2009 21:19 WIB
Skandal GP Singapura Ide Piquet atau Symonds?
Jakarta - Renault menghadapi masalah pelik akibat dituduh mengatur hasil lomba GP Singapura 2008. Pertanyaannya, siapa yang merencanakan insiden itu? Nelson Piquet Jr atau Pat Symonds?

Di GP Singapura tahun lalu, Piquet gagal menyelesaikan lomba akibat menabrak dinding. Rupanya, ada indikasi kecelakaan itu disengaja untuk memuluskan jalan Fernando Alonso jadi juara.

Seperti dilaporkan oleh koran-koran Inggris seperti Mirror dan Times, ide itu lahir dalam pertemuan antara bos tim Flavio Briatore, Symonds dan Piquet. Tak ada Alonso dalam pertemuan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyelidik di FIA mendapat informasi bahwa Symonds, Direktur Engineering Renault, menyuruh Piquet menabrakkan mobilnya. Pembalap 23 tahun itu diinstruksikan untuk mencelakakan mobilnya di lap 13 atau 14 untuk memulai strategi bagi Alonso.

Tempat yang dipilih sebagai tempat kecelakaan adalah tikungan 17. Pertimbangannya, di dekat tikungan itu tidak ada crane yang bisa lekas mengangkat mobil yang celaka sehingga safety car akan lama berada di trek.

Piquet sendiri menyetujui rencana itu karena berharap akan mendapatkan perpanjangan kontrak di tahun 2009. Pembalap Brasil itu memang dipakai lagi di tahun 2009, tapi di tengah musim ia dipecat Renault akibat prestasi yang buruk.

Dalam pembelaan yang diserahkan kepada FIA, Symonds yang terpojok balik menuding Piquet-lah yang berada di balik insiden yang akhirnya mengantar Alonso ke podium tertinggi itu.

Dengan tuduhan pengaturan hasil itu, Renault akan menghadapi sidang di depan World Motor Sport Council (WMSC) FIA di Paris pada akhir bulan ini. Tim asal Prancis itu terancam ditendang dari F1.


(arp/nar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads