Dalam pernyataan yang dirilis hari Selasa (15/9/2009), FIA menerangkan bahwa Lotus F1 Team telah lolos segala persyaratan untuk mengikuti balapan jet darat musim, dan bergabung dengan 12 tim lain yang sudah terdaftar lebih dulu.
Lotus merupakan tim yang dibentuk "keroyokan" antara pemerintah Malaysia dan sebuah konsorsium pengusaha negara tersebut. Pendiri penerbangan "murah meriah" Air Asia, Tony Fernandes, ditunjuk sebagai team principal. Tim ini rencananya memakai mesin Cosworth.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lotus F1 Team akan bermarkas di Norfolk, tak seberapa jauh dari pabrik Lotus Cars di Inggris bagian timur. Akan tetapi di masa mendatang, disain, manufacturing, dan pusat kegiatan teknis akan dilakukan di sirkuit Sepang.
Lotus Cars adalah pabrikan mobil yang pernah lama berkiprah di Formula 1 sampai berhenti di GP Australia 1994.Β Kemudian, di tahun 1996 mayoritas saham Lotus Cars dibeli oleh Proton, produsen mobil asal Malaysia. Maka, dengan keberadaan Lotus F1 Team di balapan jet darat musim depan, Proton akan ikut terpromosikan.
Malaysia sudah dekat dengan dunia Formula 1 dengan keberadaan antara lain Petronas sebagai sponsor, sirkuit Sepang, sampai Alex Yoong yang pernah membalap untuk tim Minardi (2001-2002).
Sementara itu, selain Lotus F1 Team, FIA juga mengumumkan ka BMW-Sauber menjadi tim "cadangan" sebagai tim ke-14 untuk kompetisi 2010. Duabelas tim yang telah lebih dulu terdaftar adalah Ferrari, McLaren, Renault, Brawn GP, Campos GP, Force India, Manor Grand Prix, Red Bull Racing, Toro Rosso, Toyota, Williams, dan Team US F1.
Foto: Toy Fernandez, team principal Lotus F1 Team. (autoevolution.com)
(a2s/arp)











































