Saat ini persaingan di klasemen sementara pembalap memang cukup sengit. Button memimpin dengan 80 angka disusul rekannya Rubens Barichello (80 poin) serta duo Red Bull, Sebastian Vettel (54) dan Mark Webber (51,5).
Button yang tampil ganas dengan memenangi enam dari tujuh lomba di awal musim meredup di pertengahan musim. Saat posisinya sempat didekat pesaing, pembalap asal Inggris ini mampu kembali menjejakkan kakinya di podium dengan memperoleh posisi runner-up di GP Italia.
Atas kondisi itulah, legenda hidup Formula 1, Michael Schumacher, cenderung menjagokan Button sebagai juara dunia di tahun ini. Menurut Schumi, Button akan dapat mempertahankan jarak poinnya pada empat balapan tersisa.
Peraih tujuh kali gelar juara dunia itu juga menggarisbawahi permasalahan jumlah batas maksimal mesin yang melanda Sebastian Vettel. Menurut Schumi kompatriotnya tersebut tidak akan dapat berbicara banyak untuk dapat mengusik Button.
"Melihat situasi yang ada, saya memperkirakan Jenson akan meraih gelar tersebut," tuturnya di Formula 1 seperti dilansir F1 Racing .
"Sangat sulit untuk mengambil posisi itu darinya. Terutama jika mengetahui isu permasalahan yang melanda Red Bull."
"Selisih poin yang dimiliki Sebastian (Vettel) tidak cukup untuk menggangunya. Namun yang jelas akan ada persaingan yang ketat karena perolehan poin tidak berbeda jauh," prediksi Schumi.
(din/din)











































