Dengan selisih 40 poin dari pimpinan klasemen Jenson Button saat ini peluang Kimi untuk menjadi juara dunia memang sudah kandas. Jika pun nantinya dapat meraih kemenangan di empat lomba tersisa dan Button gagal menambah poin, ia masih kalah dalam hal jumlah kemenangan yang sudah dikumpulkan.
Meski begitu, Kimi akan tetap mencoba meraih hasil maksimal di sisa balapan tahun ini untuk memperbaiki peringkatnya yang saat ini terpaku di urutan lima. Driver Ferrari itu akan memulai usahanya tersebut pada balapan di Singapura pada akhir pekan ini.
Kimi pun cukup pede dengan peluangnya di Sirkuit Marina Bay. Soalnya ia pernah menjejak podium tiga di sirkuit Monaco dan Valencia yang sama-sama bertipe lintasan di tengah kota.
"Ini merupakan sirkuit kota lainnya di mana kami cukup bagus sebelumnya. Hanya dengan melihat hasil di Valencia dan Monaco tidak ada alasan untuk memperoleh hasil yang berbeda di Singapura," tuturnya di AutoMoto365 seperti dilansir F1 Racing .
Sedangkan pada tahun lalu, Kimi memperoleh hasil buruk di Singapura dengan gagal finis. Namun pembalap berjuluk Iceman itu menolak untuk merujuk pada pengalaman tersebut karena menurutnya hal itu merupakan kesialan.
"Tahun lalu di akhir lomba saya menabrak dinding ketika sedang bersaing memperebutkan posisi empat dengan (Timo) Glock. Itu merupakan pengalaman yang sangat saya tidak sukai," pungkas dia. (din/din)











































