"Dalam pandangan saya, itu terlalu keras untuk Flavio. Saya tidak berpikir kalau (sanksi seumur hidup) itu perlu, tapi saya juga merupakan bagian dari komisis FIA jadi mungkin saya juga ikut bersalah (menjatuhkan hukuman tersebut)," ungkap Bernie diberitakan Reuters.
Briatore dijatuhi sanksi larangan terjun ke dunia F1 setelah dinyatakan bersalah dan menjadi otak dibalik pengaturan balapan GP Singapura tahun lalu. Dia merencanakan tabrakan yang disengaja pada Nelson Piquet Jr demi memuluskan jalan Fernando Alonso jadi juara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh, Ecclestone merasa kalau F1 akan kehilangan tokoh seperti Briatore menyusul dijatuhkannya sanksi pencekalan seumur hidup. Supremo F1 itu juga menyarankan Briatore mengajukan banding dan bukannya membawa kasus tersebut ke meja hijau.
"Pastinya... Kami butuh orang seperti dia. Itu jelas sekali...Dia seharusnsya berusaha lebih keras supaya lebih didengar oleh pengadilan banding. Dia seharusnya banding ke FIA."
"Jika dia pergi ke pengadilan publik...FIA harus melindungi seseorang dan akan ada seseorang yang menyatakan kalau dia (Briatore) telah menyuruh seorang pemuda pada sesuatu yang bisa menjadi akhir dari ajalnya. Itu akan sia-sia," pungkas Ecclestone.
(din/din)











































