Renault Ditinggalkan Sponsor-sponsornya

Renault Ditinggalkan Sponsor-sponsornya

- Sport
Jumat, 25 Sep 2009 06:41 WIB
Renault Ditinggalkan Sponsor-sponsornya
Amsterdam - Skandal GP Singapura 2008 benar-benar berdampak buruk untuk Renault. Sudah dihukum FIA dan dua bosnya mengundurkan diri, Renault kini ditinggalkan beberapa sponsornya.

Sponsor pertama yang meninggalkan Renault adalah ING. Perusahaan raksasa asal Belanda itu menyebutkan kepada Autosport bahwa logo mereka akan hilang dari setiap bagian dari mobil Renault.

Namun demikian, kegiatan mengiklan mereka untuk Renault akan tetap berjalan sampai tahun ini berakhir. Dengan tegas ING menyatakan, keputusan ini diambil sebagai akibat terjadinya skandal pengaturan balapan di GP Singapura 2008 yang dilakukan tim yang bermarkas di Oxfordshire, Inggris, itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"ING hari mengumumkan bahwa menganggapi keputusan dari World Motor Sport Council pada 21 September 2009 akibat insiden yang terjadi pada GP Singapura 2008, ING segera memutuskan kontrak dengan Renault F1."

"ING sangat kecewa menanggapi kejadian ini, terutama dalam konteks yang bersebrangan dengan sponsorship yang menguntungkan. Seperti yang sudah diumumkan pada 16 Februari tahun ini, ING tak akan memperbarui kontrak tiga tahun (2007-2009) dengan Renault dan memutuskan untuk mundur dari ajang Formula 1 setelah tahun 2009," demikian bunyi statemen mereka.

Selain ING, sponsor lain yang juga meninggalkan Renault adalah Mutua Madrilena. Sama seperti ING, perusahaan asuransi asal Spanyol itu juga langsung memutus kontraknya setelah Renault dijatuhi hukuman oleh FIA.

Sebelumnya, setelah skandal ini terkuak, dua bos Renault, Flavio Briatore dan Pat Symmonds langsung mengundurkan diri. FIA juga telah menjatuhkan hukuman diskualifikasi kepada mereka.

Namun karena Renault mengakui kesalahannya maka diberikan hukuman percobaan selama dua tahun. Artinya Renault masih bisa tampil di F1 pada 2010 dan 2011. Hukuman larangan tampil baru berlaku bila dalam periode dua tahun ke depan Renault melakukan kesalahan yang sama atau lebih berat.

(roz/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads