Kecepatan Hamilton memang sudah terlihat sejak sesi latihan bebas ketiga dan kualifikasi di mana ia berhasil menjadi pembalap tercepat. Pada balapannya, Minggu (27/9/2009), pembalap asal Inggris itu berhasil mempertahankan dominasinya bahkan sejak balapan dimulai.
Vettel dan Rosberg yang terus menguntitnya sejak start pun tak mampu mengejarnya. Hingga akhirnya kedua pembalap itu bertindak ceroboh dan terkena drive-through penalty, Hamilton pun tak lagi memiliki lawan. Timo Glock yang gantian menjadi pengejar malah sempat tertinggal 8,8 detik darinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalannya Balapan
Lewis Hamilton mengawali balapan malam di Singapura dengan sempurna. Memulai dengan start di pole position, Hamilton sukses mempertahankan posisinya tersebut ketika balapan dimulai.
Di belakangnya, Nico Rosberg yang start dari posisi tiga menyeruak masuk ke posisi dua melewati Sebastian Vettel. Nama terakhir kemudian berduel wheel-to-wheel dengan Fernando Alonso, tetapi ia berhasil mempertahankan posisinya di urutan tiga. Sementara ada di posisi lima, di belakang Alonso, adalah Mark Webber.
Satu lap balapan berjalan, Alonso harus mundur ke posisi lima setelah mobilnya disalip oleh Webber. Kedua pembalap sempat berduel hingga Webber keluar dari garis batas trek. Tetapi pada akhirnya Webber yang menjadi pemenang duel itu.
Tujuh lap balapan berlangsung, Hamilton masih memimpin balapan dengan Rosberg berada di belakangnya. Di belakang keduanya ada Vettel dan Timo Glock. Sementara Alonso dan Webber masih berkutat di posisi lima dan enam.
Pada lap tersebut, Webber diminta memberikan posisinya kembali kepada Alonso. Manuver yang dilakukannya untuk menyalip Alonso di lap pertama dianggap ilegal lantaran diver Red Bull itu keluar dari garis trek.
Lap kesembilan, Hamilton mencetak fastest lap dalam balapan kali ini. Pembalap asal Inggris itu harus berterimakasih kepada sistem KERS yang dipasang di mobilnya.
Posisi enam besar hingga lap kesebelas masih belum berubah: Hamilton, Rosberg, Vettel, Glock, Alonso dan Webber. Sementara pimpinan klasemen pembalap, Jenson Button, masih tertahan di posisi sebelas. Rekan setimnya di Brawn GP, Rubens Barrichello, ada di posisi yang lebih baik; urutan tujuh.
Dua lap kemudian, Hamilton masih tetap mempertahankan jaraknya dengan Rosberg. Juara dunia tahun lalu itu unggul 2,5 detik atas Rosberg. Sementara dengan Vettel yang ada di posisi tiga, ia unggul 4,6 detik.
Pada lap 18, Rosberg masuk ke dalam pit dan menghabiskan waktu sampai 9,1 detik untuk mengisi bahan bakarnya. Sekeluarnya dari pit, ia melewati garis putih pembatas yang menyebabkannya dapat terkena drive-through penalty. Dua lap kemudian, giliran Hamilton masuk pit, tetapi ia keluar dengan kembali menempati posisi pertama.
Safety car akhirnya masuk ke dalam trek pada lap 21. Hal in diakibatkan kecelakaan yang dialami oleh Adrian Sutil. Mobilnya menghantam sisi mobil Nick Heidfeld sehingga menyebabkan keduanya out dari balapan. Pada saat bersamaan, Rosberg belum bisa menjalani drive through penalty-nya karena safety car berada di dalam lintasan.
Lap 26 safety car akhirnya kembali ke dalam pit. Rosberg, meski sudah diperintahkan oleh timnya, masih belum menjalani hukumannya. Ini mengakibatkan dirinya terancam didiskualifikasi dari lomba.
Rosberg akhirnya menjalani drive-through penalty pada lap 28 dan akhirnya ia kembali ke lintasan di posisi 14. Sementara di barisan depan, Hamilton masih memimpin dengan terus ditekan Vettel yang kini berada di urutan dua. Namun posisi Vettel sendiri tak aman lantaran Glock juga terus mencecarnya dari posisi tiga.
Pertarungan antara Hamilton dan Vettel berlanjut sampai lap 38. Di sini sial menghampiri Vettel. Ia diinvestigasi lantaran ngebut di pit dan jika terbukti maka ia harus menjalani drive-through penalty. Selepas masuk pit, Vettel keluar dengan menempati urutan tujuh.
Satu lap kemudian, hukuman drive-through penalty pun dijatuhkan kepadsa Vettel. Dengan demikian, balapan pun terasa lebih mudah untuk Hamilton lantaran dua pesaingnya sejak awal lomba kehilangan banyak waktu akibat terkena hukuman.
Hingga lap 45 Hamilton masih terus memimpin dengan Glock berada di urutan dua. Pembalap McLaren itu belum melakukan pit stop keduanya. Satu lap kemudian, ia masuk pit dan keluar dengan berada di posisi dua, di belakang Alonso. Namun nama terakhir belum masuk masuk pit untuk yang kedua kalinya.
Posisi lima besar setelah lap 46: Alonso, Hamilton, Button, Glock dan Barrichello. Pada lap yang sama, Webber akhirnya harus keluar dari balapan lantaran mobilnya crash. Beruntung, pembalap asal Australia itu tak mengalami cedera apa pun. Lap 48, dua pembalap Toro Rosso, Sebastien Buemi dan Jaime Alguersuari mundur pada saat yang bersamaan.
Lap 50, Hamilton kembali menempati urutan pertama setelah Alonso masuk pit. Alonso sendiri kembali ke trek dengan menempati urutan empat. Berada di belakangnya adalah Vettel, yang berhasil memperbaiki posisinya hingga bisa menempati urutan lima.
Button masuk pit pada lap 51 dan akhirnya kembali ke trek di posisi lima, di belakang Vettel. Ia berada di depan Barrichello dan Heikki Kovalainen yang menempati urutan enam dan tujuh.
Dua lap kemudian Hamilton terus memacu mobilnya dan akhirnya unggul 8,8 detik atas Glock. Pemuda 24 tahun itu pun akhirnya berhasil mempertahankan posisinya sampai akhir dan memenangi balapan ini.
Hasil Balapan GP Singapura 2009
1. Lewis Hamilton (McLaren-Mercedes) 1:56:06.337
2. Timo Glock (Toyota) Β Β Β 1:56:18.971
3. Fernando Alonso (Renault) 1:56:22.961
4. Sebastian Vettel (Red Bull) 1:56:26.598
5. Jenson Button (Brawn-Mercedes) 1:56:36.352
6. Rubens Barrichello (Brawn-Mercedes) 1:56:38.195
7. Heikki Kovalainen (McLaren-Mercedes) 1:56:42.494
8. Robert Kubica (BMW Sauber) 1:57:01.391
9. Kazuki Nakajima (Williams-Toyota) 1:57:02.391
10. Kimi Raikkonen (Ferrari) 1:57:05.229
11. Nico Rosberg (Williams-Toyota) 1:57:06.114
12. Jarno Trulli (Toyota) 1:57:19.346
13. Giancarlo Fisichella (Ferrari) 1:57:26.227
14. Vitantonio Liuzzi (Force India-Mercedes) 1:57:39.839
Tak finis
Jaime Alguersuari (Toro Rosso)
Sebastien Buemi (Toro Rosso)
Mark Webber (Red Bull)
Adrian Sutil (Force India-Mercedes)
Nick Heidfeld (BMW-Sauber)
Romain Grosjean (Renault)
(roz/arp)











































