Raikkonen disebut-sebut akan dipercepat akhir masa kontraknya oleh Ferrari setelah musim ini selesai. Keinginan lama menggaet Alonso mudah terwujud karena masa depan Renault, tim yang saat ini dibela driver Spanyol itu, tidak jelas.
McLaren, yang tidak puas dengan performa Heikki Kovalainen, segera dikait-kaitkan dengan "Si Manusia Es". Bos Mercedes-Benz Norbert Haug mengisyaratkan bahwa menduetkan Raikkonen dengan Lewis Hamilton bukanlah sesuatu yang mengkhawatirkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apapun yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan pembalap-pembalap terbaik, maka lakukan apa yang harus dilakukan," ujar Haug dikutip dari Autosport, Senin (28/9/2009).
"Ini soal uang, soal kemampuan, tentang banyaknya talenta. Mengurus dia megabintang, saya pikir sejujurnya itu bukanlah sebuah masalah."
Ia lalu membeberkan tentang kontroversi Alonso di McLaren, yang menurutnya hanya negatif karena digambarkan seperti itu oleh media massa. Padahal menurutnya, di dalam tim tidak ada gejolak termasuk team order. Semua orang dianggap telah melakukan tugasnya masing-masing dengan baik.
Tentang Raikkonen yang pernah tidak menemui kenikmatan terbaik dalam hubungannya dengan mantan team principal Ron Dennis, Haug juga tidak mempermasalahkannya.
Pembalap Finlandia itu pernah lima tahun membela McLaren dan catatan terbaiknya adalah runner up 2003 dan 2005. Buat Haug, pengalaman itu membuatnya merasa memiliki hubungan yang baik dengan Raikkonen, dan begitu pula sebaliknya. (a2s/krs)











































