Sirkus F1 tahun ini memang kembali mampir di Suzuka setelah absen sejak tahun 2006. Selama dua tahun, Sirkuit Fuji Speedway menjadi panggung balapan jet darat di Jepang.
Hamilton yang memulai debut di F1 pada tahun 2007 belum pernah membalap di sana. Karenanya, GP Jepang yang akan digelar pekan depan sangat dinanti oleh juara dunia 2008 itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suzuka dibangun pada tahun 1962 dan berfungsi sebagai sirkuit tes untuk pabrik otomotif Honda. Setahun kemudian, Suzuka sudah dipercaya menggelar F1 meski cuma sampai tahun 1964.
Setelah tahun 1965-1977 balapan GP Jepang dihelat di Fuji, F1 akhirnya pulang ke Suzuka dari periode 1987 hingga 2006. Saat ini, Suzuka adalah salah satu sirkuit tertua dalam kalender F1.
"Sejak saya masih bocah, saya sudah membalap di Suzuka di game komputer. Meski itu bisa membuat Anda tahu bagaimana rupa sirkuitnya, tak ada yang bisa mengalahkan pengalaman aslinya," kata Hamilton.
"Sirkuit itu tampak seperti sirkuit untuk pembalap sejati. Sektor pertamanya sangat membutuhkan kemampuan tinggi dan tikungan-tikungan cepat di akhir membutuhkan presisi dan setting mobil yang bagus," imbuh pembalap McLaren itu.
Hamilton punya modal bagus menghadapi GP Jepang. Pembalap Inggris berusia 24 tahun itu baru saja menjuarai GP Singapura di Sirkuit Marina Bay akhir pekan kemarin.
"Saya juga tak sabar kembali ke Jepang, salah satu negara favorit saya dan saya sangat senang membalap di depan fans di Jepang. Akhir pekannya akan menyenangkan," tuntas Hamilton.
(arp/nar)











































