Dengan Sistem Medali, Button Sudah Juara

Dengan Sistem Medali, Button Sudah Juara

- Sport
Selasa, 29 Sep 2009 17:28 WIB
Dengan Sistem Medali, Button Sudah Juara
Singapura - Andai sistem medali kini diberlakukan, siapa yang keluar sebagai juara dunia F1 tahun ini pasti sudah bisa dipastikan. Orang itu tak lain adalah pembalap Brawn GP, Jenson Button.

Sistem medali tersebut menyebutkan bahwa yang menentukan seseorang memenangi kompetisi Formula 1 adalah frekuensi dia memenangi seri tergelar. Kalau ada dua atau lebih yang mengantongi jmlah kemenangan sama, perhitungan selanjutnya baru berdasarkan total poin.

Sistem tersebut tadinya akan digunakan musim ini, tetapi akhirnya batal. Pasalnya, peraturan baru tersebut membuat beberapa pembalap menyuarakan keberatannya, demikian pula dengan FOTA (asosiasi tim-tim F1).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, jika peraturan baru tersebut jadi digunakan, maka Button kini sudah bisa dipastikan tampil sebagai juara. Dengan enam kemenangan yang sudah diraihnya, dan balapan yang tersisa tinggal tiga, jumlah kemenangannya itu sudah tak mungkin dikejar oleh pembalap lain.

Pembalap lain yang memiliki jumlah kemenangan terdekat ada tiga, yakni Sebastian Vettel, Lewis Hamilton dan Rubens Barrichello. Tetapi jumlah kemenangan mereka semuanya baru dua.

Namun demikian, Button tak menyesali sistem tersebut tak jadi dipakai. Ia memilih untuk bersikap realistis.

"Sistem pemenang terbanyak jadi juara merupakan ide tak biasa, tetapi F1 selalu terbiasa dengan sistem poin. Itulah yang namanya kompetisi, dan itulah yang ingin saya menangi," ujarnya seperti dilansir Autosport.

Perkataannya diamini oleh CEO Brawn Nick Fry. Menurut Fry, penentuan gelar juara dunia juga lebih seru apabila berlangsung sampai seri terakhir.

"Saya pikir bakal lebih seru apabila kompetisi berlangsung sampai balapan terakhir. Saya pikir, melanjutkan (sistem) yang sudah ada adalah sebuah keputusan tepat," tandasnya.
(roz/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads