Brawn yang sejak awal musim menduduki puncak klasemen konstruktor kini melenggang dengan koleksi 153 poin, unggul 42,5 angka dari Red Bull yang berada di posisi dua.
Brawn bersama Jenson Button dan Rubens Barichello yang berada di urutan satu dan dua klasemen pembalap memang menujukkan penampilan yang impresif. Mereka dikuntit oleh duo Red Bull, Sebastian Vettel dan Mark Webber yang berada di posisi tiga dan empat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski bisa dikatakan tinggal menikmati dua persaingan pembalapnya, kubu Brawn tidak mau meremehkan Red Bull. Tim bermesin Mercedes itu tetap menggangap kompetitornya tersebut sebagai ancaman terkait dengan sumber daya berkualitas di dalamnya
"Kami snagat sadar Red Bull tidak hanya memiliki orang-orang bertalenta dan bahkan dua kali lebih daripada kami," tutur CEO Brawn Nick Fry di Autosport.
Menurut Fry jika timnya lengah sedikit saja, maka Red Bull akan dengan sigap menyusul di tiga lomba tersisa.
"Bila kami sedikit sial dan mereka benar-benar bermain habis-habisan dan beruntung, maka situasinya bakal ditentukan di balapan terakhir. Jadi kami tak mau santai," tandasnya. (din/nar)











































