Sudah bukan rahasia kalau Alonso selalu dapat prioritas di Renault. Boleh jadi hal ini yang bikin karir sang pembalap Spanyol hanya bertahan semusim ketika membela McLaren.
Saat Alonso bernaung di bawah panji McLaren, dia harus bersaing ketat dengan Lewis Hamilton -- yang seperti tim tersebut juga berasal dari Inggris. Akibat rivalitasnya dengan Hamilton, Alonso lantas balik lagi ke Renault.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim 'Kuda Jingkrak' nantinya akan memasangkan Alonso dengan Massa dan mendepak Kimi Raikkonen. Di sinilah timbul pertanyaan mengenai posisi Massa. Akankah runner-up kejuaraan dunia 2008 tersebut akan mutlak jadi nomor dua di Ferrari nanti?
"Jika dia (Massa) bisa berkompetisi dengan Kimi, dia harusnya juga bisa menangani Fernando. Toh mereka adalah pembalap dengan tipe yang sama, kan? Saya pikir Massa akan baik-baik saja," nilai bos F1 Bernie Ecclestone di Reuters.
Masuknya Raikkonen ke Ferrari tahun 2007 silam memang bikin Massa diprediksi hanya akan jadi pembalap nomor dua. Tapi driver asal Brasil itu berhasil menjawab tantangan dan bahkan menjadi tumpuan timnya musim lalu dengan meraih hasil lebih baik dari Raikkonen.
Selain itu, Massa juga punya kedekatan tersendiri dengan tim Ferrari. Dia adalah teman dari si legenda Michael Schumacher, ditangani oleh mantan bos Ferrari Jean Todt dan dikenal dekat dengan Presiden Ferrari Luca di Montezemolo.
Dengan fakta tersebut, jelas Alonso takkan mudah menggeser peranan Massa di Ferrari. Ecclestone pun yakin Alonso tak bakal bisa minta timnya hanya fokus ke dirinya sendiri, sebagaimana yang dilakoni Schumi --sapaan Schumacher-- ketika masih berpasangan dengan Rubens Barrichello.
"Tidak, tidak mungkin. Dia (Alonso) bisa saja mencoba, tapi saya pikir dia takkan bisa," lugas Ecclestone.
(krs/roz)











































