Button Tak Berharap Titel di Suzuka

Jelang GP Jepang

Button Tak Berharap Titel di Suzuka

- Sport
Sabtu, 03 Okt 2009 20:34 WIB
Button Tak Berharap Titel di Suzuka
Suzuka - Jenson Button sebelumnya punya peluang meraih gelar juara dunianya yang pertama di GP Jepang. Namun karena kena penalti mundur lima grid, dia tak berharap dapat titel di Suzuka.

Button saat ini duduk di posisi puncak klasemen pembalap dengan poin 84, unggul 15 poin atas Rubens Barrichello di urutan dua. Dengan hanya ada dua balapan tersisa setelah GP Jepang, pembalap Inggris itu bisa mengunci gelar juara dunianya pada balapan Minggu (4/10/2009) besok.

Pembalap 29 tahun itu cuma butuh untuk mendapat lima poin lebih banyak dari Rubinho dalam balapan besok untuk mengunci gelarnya. Malang buat dia, bukan dapat hasil memuaskan di sesi kualifikasi, justru sanksi mundur lima grid yang kemudian didapat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika sebelumnya Button berhak start dari posisi tujuh, akibat sanksi yang dijatuhkan dia harus memulai balapan dari posisi 11. Kondisi inilah yang kemudian membuat Button tak mau terlalu berharap bisa meraih gelar juara dunianya.

"Itu (gelar juara) sebenarnya masih mungkin besok, tapi saya pribadi tak memandangnya seperti itu. Saya akan mencarinya pada balapan lain. Dan itu akan datang di balapan lain," ungkap Button usai sesi kualifikasi seperti diberitakan Autosport.

Penalti yang diterima Button sesungguhnya berpotensi mengancam peluang dia menggondol gelar juara dunia. Apalagi salah satu pembalap yang masih mungkin menyusul poinnya, Sebastian Vettel, berhasil meraih pole position.

"Saya hanya ingin mencetak poin dan finis di posisi terbaik yang saya bisa. Vettel berada di pole, dan jika dia memenangi balapan maka dia akan kembali ke persaingan juara. Dan mereka (Red Bull) sangat-sangat cepat di sini.

"Sepanjang hari mereka tampil cepat di sini, jadi jika (Lewis) Hamilton tak bisa menyingkirkannya, saya pikir Vettel akan juara. Yang jelas kami akan berusaha meraih yang terbaik dari situasi apapun," pungkas Button.
(din/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads