Itulah situasi yang tengah dihadapi Vettel menjelang dua GP terakhir musim 2009 di Brasil dan Uni Emirat Arab. Dengan poin 69, Vettel berada 16 angka di belakang Jenson Button yang bercokol di posisi teratas klasemen.
Dua GP berarti 20 poin. Artinya, kans Vettel untuk jadi juara dunia hanyalah terbuka apabila ia mampu menjuarai dua GP itu dan pada saat bersamaan Button tidak atau hanya sedikit memetik poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tak sabar menanti dua GP terakhir. Kejuaraan masih terbuka dan kami akan mencoba berbuat yang terbaik dan memenangi balapan-balapan terakhir itu. Jalannya panjang tapi kami siap bertarung," ujar Vettel di Crash.
Kemenangan Vettel di GP Jepang dua pekan lalu diakuinya menjadi suntikan semangat yang berharga. Pencapaiannya finis keempat di GP Brasil tahun lalu juga memotivasinya.
"Menang di Jepang sangat spesial karena para pendukungnya. Saya masih merinding saat melihat betapa banyakanya penonton di tribun utama yang menyemangati saya. Setiap kemenangan selalu menyisakan sedikit bau manis kesuksesan. Semuanya hebat," seru pembalap berusia 22 tahun itu.
"Saya tak sabar pergi ke Sao Paulo. Sirkuitnya hebat, para pendukungnya bahagia dan ceria, sedangkan kotanya punya banyak restoran bagus," tuntas Vettel.
(arp/roz)











































