Bersiaplah Hadapi 'Neraka', Jenson

Jelang GP Brasil

Bersiaplah Hadapi 'Neraka', Jenson

- Sport
Rabu, 14 Okt 2009 11:15 WIB
Jakarta - Pembalap McLaren Lewis Hamilton pernah merasakan betapa fanatiknya publik Brasil terhadap pembalap asal Negeri Samba itu. Hamilton pun mengibaratkan GP Brasil merupakan "neraka".

Setahun silam Hamilton merasakan sendiri panasnya 'neraka' Interlagos. Ketika itu, Hamilton tengah bersaing dengan pembalap asal Brasil Felipe Massa untuk merebut gelar juara dunia, dan GP Brasil merupakan seri penentuan.

"Saat itu saya mendapatkan pengalaman yang sangat-sangat luar biasa. Suporter saya hanya dua persen, sedang sisanya mendukung Felipe," ujar Hamilton seperti dilansir dari The Sun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu, Hamilton bahkan harus dibawa dengan mobil antipeluru ketika menuju sirkuit Interlagos. Pasalnya beredar isu bahwa pembalap asal Inggris tersebut bakal diserang oleh kelompok preman.

Selain itu Hamilton juga mendapatkan pengamanan ekstra dari publik Brasil yang selalu mencibirnya dan bahkan mencoba untuk melakukan sabotase terhadap mobil yang ia tumpangi.

Untuk GP Brasil musim ini situasinya kurang lebih sama, yakni sirkuit Interlagos akan menyajikan pertarungan sengit antara pembalap asal Inggris kontra pembalap asal Brasil, Jenson Button kontra Rubens Barrichello.

Berkaca dari pengalaman Hamilton, Button bisa mempersiapkan diri bagaimana menghadapi 'neraka' Interlagos nantinya.

"Memang Rubens (Barrichello) akan mendapatkan dukungan sangat besar di sini, karena ia pembalap tuan rumah. Namun menurut saya setiap pembalap memiliki caranya sendiri untuk mengatasi hal-hal seperti ini," ujar Hamilton.

"Saya yakin bahwa Jenson, Rubens, dan Sebastian (Vettel) hanya akan memikirkan balapan dan bukan yang lain," pungkas pembalap berusia 24 tahun tersebut.

Saat ini Button masih memuncaki klasemen sementara pembalap dengan poin 85, Barrichello di tempat kedua dengan poin 71, sementara Vettel yang memiliki poin 69 ada di urutan ketiga.

GP Brasil akan digelar pada Minggu (18/10/2009) siang waktu setempat. (nar/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads