Dengan dua seri tersisa (Brasil dan Abu Dhabi), Button kini punya poin 85 atau unggul 14 angka atas rekan setimnya Rubens Barrichello di posisi dua. Dengan kondisi seperti itu, kans si pembalap Inggris untuk bisa meraih gelar juara dunia perdananya terhitung sangat besar.
Menjejak podium tertinggi di interlagos pada Minggu (18/10/2009) mendatang akan memastikan dia jadi yang terbaik di 2009 ini. Tapi Button sesungguhnya tak harus melalukan itu karena dengan finis di urutan ketiga saja perolehan poinnya tak mungkin lagi dikejar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalan yang harus dilalui Button bakal lebih mudah lagi jika Rubinho dapat hasil yang buruk. Soalnya pembalap 28 tahun itu cuma butuh menyelesaikan balapan di urutan empat dengan catatan Barrichello gagal finis.
Bahkan dengan hanya dua poin saja, pembalap yang mengawali karirnya bersama Williams itu bisa mengukuhkan dirinya menjadi juara dunia (total 87 poin). Namun skenario tersebut baru bisa berjalan jika Barrichello paling tidak finis ketiga (total poin yang mungkin dia kumpulkan 87).
Berikut skenario Button jadi juara dunia di Interlagos:
* Minimal naik podium (Poin minimum yang bisa dia kumpulkan di akhir musim nanti berjumlah 91)
* Finis di posisi empat dengan catatan Barrichello gagal dapat poin sama sekali (nilai minimal yang bisa dikumpulkan berjumlah 80)
* Finis keenam dengan catatan Barrichello menyelesaikan balapan di urutan tiga atau lebih buruk (nilai minimal yang mungkin dikumpulkan berjumlah 88)
* Finis di urutan delapan dengan catatan posisi terbaik yang didapat Barrichello adalah urutan keempat dan posisi terbaik yang didapat Vettel adalah ketiga (nilai minimal yang mungkin dikumpulkan berjumlah 86)
*Gagal dapat poin dengan catatan Barrichello finis lebih buruk dari urutan lima dan Vettel tak lebih baik dari urutan tiga)
(din/a2s)











































