Barrichello merupakan satu dari tiga pembalap yang memiliki kesempatan menjadi juara dunia F1 tahun ini. Pembalap BrawnGP ini berada di posisi kedua klasemen sementara pembalap dengan poin 71. Ia tertinggal 14 poin dari pemuncak klasemen Jenson Button.
Dengan dua balapan tersisa, pembalap berkebangsaan Brasil itu masih punya kesempatan untuk jadi juara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah pasti dukungan publik Brasil akan tercurah sepenuhnya ke Barrichello. Selain kandidat juara dunia, ia menjadi satu-satunya pembalap asal negeri Samba yang bertarung di F1 musim ini, setelah Felipe Massa (Ferrari) harus absen hingga akhir musim dan Nelson Piquet Jr. yang dipecat Renault ketika musim masih berlangsung. Sebuah kondisi yang membuat Barrichello berada di atas angin dibandingkan dua pesaingnya, Button dan Sebastian Vettel.
"Saya sudah menempuh perjalanan panjang sebelum akhirnya kompetisi berlanjut ke Brasil. Selama itu saya mengalami tekanan, namun saya terus belajar bagaimana untuk menyelesaikan setiap masalah yang ada," ujar Barrichello kepada AP seperti dikutip dari Yahoo Sports.
"Saya juga belajar untuk mengubah tekanan menjadi energi positif yang akan memberikan keuntungan bagi saya," lanjut pembalap yang akrab dipanggil Rubinho itu.
Namun catatan Barrichello di GP Brasil bisa dibilang tidak bagus. Pembalap berusia 37 tahun itu belum pernah menang ketika bertarung di negeri Samba dalam 17 tahun terakhir.
Barrichello bahkan selalu gagal finis di GP Brasil tahun 1995 hingga 2003. Prestasi terbaiknya adalah finis kedua di musim 2004. Ada pun musim lalu Rubinho finis ke-15.
"Saya merasa luar biasa bisa berada di sini saat ini. Saya sangat bersyukur atas performa mobil, atas kemenangan yang telah saya dapatkan, serta berdoa untuk kesempatan menjadi juara di Brasil," ujar pria yang memulai karirnya di F1 pada tahun 1993 itu.
"Saya berharap bisa mengatasi semuanya dan meraih kemenangan. Sebab selain membutuhkan kemenangan, saya juga sudah sangat menantikan podium pertama di Brasil," tuntasnya.
Bagaimana dengan akhir pekan ini? Apakah Interlagos akan menjadi tempat yang paling indah bagi Rubinho? Atau situasi di tahun-tahun sebelumnya, di mana Barrichello hampir selalu menemui kegagalan, kembali berulang?
(nar/din)











































