Button menjadi juara dunia usai finis kelima di GP Brasil yang berakhir Senin (19/10/2009) dinihari WIB. Meski balapan masih menyisakan satu seri lagi, namun perolehan poin pembalap asal Inggris itu sudah tidak bisa lagi dikejar para pesaingnya.
"Sepuluh bulan silam, Button masa depan Button di F1 masih dalam bahaya. Hari ini, mereka mendapatkan sesuatu yang sangat pantas mereka terima, sebagai balasan atas perjuangan dan kerja keras mereka selama ini,"demikian Norbert Haug seperti dilansir dari Autosport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selamat untuk semua personel Brawn GP. Anda telah menorehkan kisah indah musim ini," tambah pria yang menjabat sebagai wakil presiden Mercedes Benz Motorsport, pabrikan pemasok mesin bagi Brawn.
Kemenangan Button juga mendatangkan euphoria bagi Mercedes. "Saya juga akan mengucapkan rasa terimakasih sebesar-besarnya bagi para teknsisi kami di Brixworth dan Stuttgart. Mercedes-Benz membantu dua pembalap mencapai gelar juara dunia dalam dua tahun berturut-turut," seru Haug.
Pernyataan tersebut merujuk kepada juara dunia musim lalu Lewis Hamilton (McLaren) yang juga menggunakan mesin Mercedes.
"Jadi ada catatan yang tidak biasa: untuk kedua kalinya dalam dua tahun terakhir, mobil nomor 22, dikemudikan oleh pembalap asal Inggris, menggunakan mesin Mercedes, dan finis kelima di GP Brasil, keluar sebagai juara dunia. Sungguh sebuah kebetulan yang luar biasa!" tuntas Haug. (nar/krs)











































