Kutukan Brasil untuk Rubinho

Kutukan Brasil untuk Rubinho

- Sport
Senin, 19 Okt 2009 07:30 WIB
Kutukan Brasil untuk Rubinho
Sao Paulo - Sirkuit Interlagos terletak tak jauh dari tempat kelahiran Rubens Barrichello. Tapi faktor itu tak bikin dia dinaungi 'Dewi Fortuna' dan justru sebaliknya, karena Barrichello seperti dikutuk di GP Brasil.

Rubinho, sapaan akrab Barrichello, lahir di Sao Paulo pada 37 tahun silam. Tak jauh dari tempatnya tumbuh, menghamparlah sirkuit Interlagos yang jadi tempat perhelatan GP Brasil 2009.

Senin (19/10/2009) WIB, Barrichello membalap di Interlagos dari posisi terdepan, pole ketiganya di sirkuit itu sepanjang karirnya. Alih-alih memberikan tuah, dia malah harus tercecer dan finis di posisi delapan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan catatan tersebut, maka Barrichello hanya menambah satu poin saja. Ini membuat rekannya di Brawn GP, Jenson Button, langsung memastikan diri jadi juara usai finis kelima.

Untuk Barrichello sendiri, GP Brasil yang dihelat di negaranya sendiri memang tidak lantas bikin dia hoki. Reuters mencatat bahwa dalam masa 17 tahun, dia hanya enam kali bisa melewati garis finis di Interlagos.

Beberapa nasib nahas menimpanya seperti tahun 2003, bersama Ferrari, ketika dia kehabisan bahan bakar ketika memimpin dari posisi pole. Setahun setelah itu dia kembali mengawali balapan dari tempat terdepan dan kali ini tampil lebih baik untuk finis ketiga --posisi terbaiknya di sana.

"Sekali lagi ini karena kutukan Brasil itu, ya kan," ucap bosnya Ross Brawn, setengah bertanya.

Kutukan atau bukan kutukan, fans Brasil tetap memberikan apresiasi untuk Barrichello. Mereka masih mengelu-elukan namanya bahkan lama usai balapan berakhir.

"Hari ini kami tak tampil cukup baik untuk memenangi balapan. Tapi aku tetap senang, aku seharusnya bisa finis ketiga dan aku senang sudah bisa bertarung dengan Lewis (Hamilton). Itu pertarungan luar biasa," lugas Rubinho dengan mimik tegar.

(krs/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads