Schumi sebenarnya berharap perebutan juara dunia akan berlanjut hingga ke GP Abu Dhabi dua pekan lagi. Tapi harapan itu sirna karena Button mengunci gelarnya di GP Brasil, Senin (19/10/2009) dinihari WIB.
"Pertarungan memperebutkan gelar juara dunia berakhir satu balapan sebelum balapan terakhir. Sebagai fans F1, saya inginnya kepastian itu terjadi di GP terakhir," tulis Schumi di situs pribadinya yang dikutip Autosport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Schumi memberikan kredit kepada Button dan prinsipal Brawn GP, Ross Brawn. Mereka mengubah sebuah tim dari puing-puing 'almarhum' Honda jadi tim pemilik juara dunia pembalap dan konstruktor.
"Selamat untuk Jenson dan Ross--juga untuk seluruh tim. Apa yang telah berhasil mereka raih tahun ini mendapatkan rasa hormat saya secara penuh," kata juara dunia tujuh kali itu.
Sebelum balapan di GP Brasil, Schumi memberikan dukungannya kepada Vettel. Sayangnya, Vettel yang sama seperti Schumi adalah orang Jerman, gagal menahan laju Button.
"Jelas, sungguh sial buat Sebastian. Tapi waktu untuknya masih panjang. Musimnya fantastis dan dia telah memperlihatkan bahwa dia punya segalanya untuk jadi juara dunia," tegas Schumi.
(arp/key)











































