Akhir pekan lalu di GP Brasil, semuanya memang telah ditentukan. Juara dunia pembalap jadi milik Jenson Button dan Brawn GP berhak menjadi juara dunia konstruktor.
Ferrari melangkah ke GP Brasil dengan masih menggenggam posisi tiga, unggul dua angka dari McLaren. Tapi karena hasil dua pembalapanya yang buruk, Lo Scuderia harus rela posisinya disalip The Silver Arrows yang kini memimpin satu poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai pengoleksi 16 titel juara konstruktor F1, Ferrari tak mau menjadi pecundang. Di GP pamungkas di Abu Dhabi, 1 November, 'Kuda Jingkrak' berjanji untuk melakukan upaya sekeras mungkin untuk merebut lagi posisi tiga dari tangan McLaren.
"Kami harus terus berjuang karena kami tahu segalanya masih bisa terjadi," kata Domenicali.
"Kami akan pergi ke Abu Dhabi dengan mengetahui hal itu akan sangat berat. Tapi jangan pernah menyerah. Satu angka tidak berarti apa-apa dan kami akan bertarung hingga akhir. Inilah tujuan akhir kami di penghujung musim," tutupnya.
(arp/roz)











































